Breaking News:

Kisah Pasangan Muda Bandung Raup Rp 600 Juta Sebulan, Pakai GoSend Camilan Tak Lama Diterima Pemesan

Nadin Fathia dan Yasfa Pramudia bisa meraup uang ratusan juta rupiah per bulan dari memproduksi camilan.

Tribun Jabar/Muhammad Syarif Abdussalam
Nadin Fathia memberikan basreng viral Rajangemil kepada mitra GoSend untuk diantarkan dari rumah produksinya di Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, ke rumah pembeli di Kota Bandung, Rabu (10/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Suara rintik hujan sore itu menemani Nadin Fathia yang sedang menggoreng potongan bakso ikan di sebuah dapur.

Bukan sedang menggoreng dalam porsi biasa, diameter wajan dan panjang kayu pengaduk yang dipakainya hampir setinggi badan gadis berusia 21 tahun ini.

Potongan bakso ikan yang diaduknya pun mencapai puluhan kilogram, digoreng menggunakan minyak kelapa sawit sebanyak puluhan liter.

Di dapur itu, Nadin dibantu para pekerja yang juga menggoreng bakso ikan di wajan-wajan besar lainnya yang berderet rapi.

Saat mengaduk bakso ikan di atas minyak panas, uapnya membumbung ke langit-langit dapur, keluar melalui jendela. Aroma sedapnya tercium sampai ke jalan desa di depan rumah produksi.

Di ruangan samping dapur, para pekerja lainnya mengaduk bakso ikan yang sudah digoreng dengan taburan cabai merah dan daun jeruk kering, bersama garam dan bumbu racikan. Kemudian, dikemas ke dalam wadah plastik dan ditimbang berdasarkan takarannya, dari mulai 100 gram, 250 gram, dan 500 gram.

Tidak hanya bakso goreng atau basreng, rumah produksi bernama Rajangemil di Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, ini pun memproduksi jenis camilan lainnya.

Ada keripik tempe, keripik singkong, sale pisang, kulit ayam dan usus ayam goreng, sus coklat, sampai ada total 16 jenis cemilan berbumbu pedas, gurih, dan manis.

Di ruangan lain, para pekerja mengemas produk berdasarkan pesanannya dalam bubble wrap dan karton. Tampak kekasih Nadin, Yasfa Pramudia, ikut mengemas pesanan yang menumpuk sore itu. Selain Nadin dan Yasfa, ada total 30 orang yang bekerja di rumah produksi Rajangemil tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved