Breaking News:

BPBD Gunakan Dongkrak Untuk Angkat Rumah, Puluhan Jiwa Mengungsi Akibat Pergerakan Tanah di Cianjur

Sebanyak tujuh kepala keluarga dengan 28 jiwa di Kampung Subela, Desa Sukajadi, Kecamatan Campaka, Cianjur dievakuasi karena rumah yang tak layak

TRIBUNJABAR.ID/FERRI AMIRIL MUKMININ
Kondisi pergerakan tanah di Kampung Subela, Desa Sukajadi, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Kamis (11/11/2021). 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Ferri Amiril

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Sebanyak tujuh kepala keluarga dengan 28 jiwa di Kampung Subela, Desa Sukajadi, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur dievakuasi karena rumah yang tak lagi layak dihuni karena berpotensi mengalami kerusakan akibat longsor.

Adapun empat rumah di identifikasi mengalami rusak ringan, dua rumah mengalami rusak berat dan satu rumah berstatus terancam.

Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur Asep Sudrajat mengatakan, pihaknya telah menerjunkan tim guna mengevakuasi dan menimalisir bencana pergerakan tanah.

"Sementara kami masih memantau kondisi sekitar dan warga yang terdampak sudah dievakuasi ke tempat yang aman," katanya di kantor BPBD Cianjur Jalan Siliwangi, Kamis (11/11/2021).

Asep mengatakan, telah melakukan upaya pembersihan jalan dari material longsoran dengan cara bergotong royong dan melakukan pendataan warga yang terdampak.

"Kami gunakan alat dongkrak untuk mengangkat bangunan rumah, alat pertukangan, 50 karung untuk jalan lingkungan yang anjlok dan roda barang," katanya.

Rumah rusak berat dan terpaksa dibongkar warga karena terkena pergerakan tanah
Rumah rusak berat dan terpaksa dibongkar warga karena terkena pergerakan tanah (Istimewa/ BPBD Cianjur)

Asep mengimbau, agar masyarakat, selalu waspada dan mau mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Kades Bantu dengan Dana Pribadi

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved