Breaking News:

Aa Umbara Divonis Bersalah, Siapa Wakil Bupati Bandung Barat, Ini Kata Partai Koalisi

Partai Koalisi pengusung Aa Umbara-Hengky Kurniawan enggan terburu-buru memutuskan figur wakil bupati Bandung Barat Aa Umbara divonis bersalah.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
Majelis Hakim membacakan vonis untuk Aa Umbara Sutisna di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung Kamis (4/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Partai Koalisi pengusung Aa Umbara-Hengky Kurniawan enggan terburu-buru memutuskan figur wakil bupati Bandung Barat setelah Aa Umbara divonis bersalah.

Aa Umbara dijatuhi hukuman penjara selama 5 tahun karena terbukti bersalah dalam kasus korupsi pengadaan bansos.

Partai koalisi masih menghormati proses hukum Aa Umbara Sutisna dan menunggu putusan inkrah di pengadilan, apalagi Aa Umbara mengajukan banding terhadap vonis yang diberikan. 

Seperti diketahui, pada Pilbup Bandung Barat tahun 2018 lalu, pasangan Aa Umbara-Hengky Kurniawan diusung oleh partai koalisi yang terdiri dari Partai NasDem, Demokrat, PKS, PKPI, dan PAN. 

Baca juga: Hengky Kurniawan Bakal Jadi Bupati KBB, Aa Umbara Mendekam 5 Tahun di Penjara

"Secara internal PKS belum membahas hal itu (figur wabup), nanti akan dibahas di tingkat koalisi, bagaimana baiknya," ujar Ketua DPD PKS, Bandung Barat, Nevi Hendri saat dikonfirmasi, Kamis (11/11/2021).

Bukan tanpa alasan, pihaknya enggan membahas soal nama Wakil Bupati Bandung Barat itu karena hingga saat ini status Aa Umbara Sutisna masih belum inkrah di pengadilan.

"Kami belum mau membahas soal nama wakil bupati sebelum status Aa Umbara benar-benar berkekuatan hukum tetap dari pengadilan," katanya.

Atas hal tersebut, kata dia, pembahasan wakil bupati yang akan disiapkan dari internal PKS itu, masih terlalu dini karena internal partai baru akan membahas hal tersebut jika semuanya sudah ada kepastian hukum dengan mengacu pada aturan yang berlaku.

"Pembahasan terkait nama wakil bupati tersebut harus dilakukan bersama partai koalisi pengusung Aa Umbara-Hengky Kurniawan," ucap Nevi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved