Ini Dia 4 Jenderal Bintang 3 yang Bakal Jadi Kasad Gantikan Andika Perkasa, Siapa Paling Berpeluang?

Karena itu, posisi Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) pun bakal lowong dalam waktu dekat. Terkini, ada empat nama jenderal bintang tiga yang diisukan

Editor: Darajat Arianto
Tribunnews.com/Chaerul Umam
DPR RI menyetujui pengangkatan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tajahjanto. Persetujuan itu dilakukan dalam rapat paripurna DPR yang digelar Senin (8/11/2021). (Tribunnews.com/Chaerul Umam) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - DPR RI telah menyetujui Jenderal Andika Perkasa menjadi Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang segera pensiun.

Karena itu, posisi Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) pun bakal lowong dalam waktu dekat.

Terkini, ada empat nama jenderal bintang tiga yang diisukan bakal berebut posisi tersebut.

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi NasDem Muhammad Farhan mengatakan empat nama yang menguat menjadi calon KASAD adalah Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen Dudung Abdurrahman; Kepala Staf Umum (Kasum) Letjen TNI Eko Margiyono; Wakil Menteri Pertahanan Letjen M Herindra; dan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) Letjen TNI Joni Supriyanto.

"Keempatnya berpeluang, karena mereka sudah membuktikan kemampuan memimpin kesatuan operasional, teritorial maupun struktural yang sudah lengkap. Mereka semua memiliki kesempatan yang sama," ujar Farhan, Selasa (9/11).

Baca juga: Jenderal Andika Dinilai Berpeluang Besar Jadi Capres 2024 Jika Penuhi 2 Syarat Ini

Baca juga: Akhir Bulan Ini Jenderal Andika Perkasa Dilantik Jadi Panglima TNI Gantikan Marsekal Hadi Tjahjanto

Farban menyebut calon KASAD harus diterima oleh semua golongan di Indonesia tanpa friksi yang kontroversial dengan siapapun.

Selain itu, yang terpilih dinilai harus memiliki kemampuan mengelola alutsista dan personalia TNI AD.

"Terutama untuk menghadapi potensi konflik regional di wilayah kedaulatan Indonesia, karena makin pentingnya posisi militer Indonesia di percaturan politik global," ucapnya.

Sementara peneliti senior Marapi Consulting dan Advisory Beni Sukadis memandang Eko dan Dudung lebih berpeluang menjadi KASAD daripada Herindra dan Joni, sebab dua nama terakhir bakal pensiun di tahun depan.

 
Selain itu, meski Dudung disebut memiliki dukungan kuat dari elite parpol untuk menjadi KASAD, Beni menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum tentu akan menyetujuinya karena Dudung terlihat lebih berambisi dibandingkan Eko.

Oleh karenanya, Beni melihat Eko lebih berpeluang terpilih.

"Dilihat dari catatan dan performa, sebenarnya Eko lebih memiliki prestasi dan riwayat jabatan lengkap, yaitu pendidikan, territorial dan kotama pusat (Kostrad dan Kopasuss). Dia juga memiliki usia lebih muda dan waktu empat tahun untuk pensiun. Sehingga Eko bisa jadi kuda hitam dalam konteks calon KASAD," kata Beni.

Baca juga: Jadi Panglima TNI, Ini Besaran Gaji yang Akan Diterima Jenderal Andika Perkasa

Senada, pengamat militer Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi menyebut nama Dudung mungkin memang diunggulkan sejumlah pihak.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved