Breaking News:

UMK 2022

Upah Layak di Cianjur Seharusnya Rp 3,1 Juta, Buruh Akan Berjuang Agar Terwujud

Buruh menilai upah layak di Cianjur di angka Rp 3,1 juta. Mereka akan berjuang agar hal itu bisa terwujud.

Istimewa
Ilustrasi saat buruh di Cianjur melakukan aksi unjuk rasa tahun 2020. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Pekerjaan Nasional (SPN) Kabupaten Cianjur Hendra Malik, mengatakan hasil survei kehidupan layak buruh dari tiga pasar tradisional di Cianjur, upah yang layak untuk buruh di Cianjur berkisar di angka Rp 3,1 juta.

"Saya sudah melakukan survei angka kehidupan layak untuk para buruh di Cianjur dari tiga pasar tradisional, muncul angka Rp 3,1 juta, kehidupan buruh baru layak," ujar Hendra melalui sambungan telepon, Senin (8/11/2021) siang.

Pihaknya mengatakan siap untuk mendesak Pemerintah Kabupaten Cianjur segera mengeluarkan surat rekomendasi kenaikan upah minimum Kabupaten Cianjur sebesar 21 persen tersebut 

Hendra khawatir tidak ada kenaikan UMK seperti tahun sebelumnya karena Pemkab Cianjur telat mengajukan surat rekomendasi ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat.

"Saya dari SPN Cianjur akan mendesak bupati untuk segera mengeluarkan surat rekomendasi kenaikan UMK Cianjur sebesar 21 persen," kata Hendra Malik.

Hendra mengatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan kembali mendatangi kantor bupati untuk melakukan audensi.

"Pada saat audensi nanti, saya minta dari Disnakertrans, Dinas Sosial turut dihadirkan agar pesan yang akan disampaikan nanti oleh kami tersampaikan," ujarnya.

Menurutnya, UMK sekarang ini Rp 2.699.814,40 dengan adanya kenaikan sebesar 21 persen tersebut diharapkan bisa naik kisaran Rp 3,1 juta per bulan.

"Kalau itu tidak terjadi, maka kami dari SPN akan berjuang apapun resikonya," katanya.

Dikatakan Hendra, di undang-undang Dasar 1945 pasal 27 ayat 2, menjelaskan, setiap warga negara punya hak atas pekerjaan dan kehidupan yang layak.

"Kan sudah ada di undang-undangnya, setiap warga negara punya hak atas pekerjaan dan kehidupan yang layak," katanya.

Baca juga: Buruh FSP LEM SPSI Siap Unjuk Rasa, Kawal Sidang UU Cipta Kerja dan Tuntut Kenaikan Upah 15%

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved