Anaknya Hasilkan Puluhan Juta Rupiah Per Hari, Orang Tua Ghifari Sebenarnya Ingin Dia Jadi Ini
Orang tua Muhammad Ghifari (21) yang berpenghasilan puluhan juta rupiah per hari menganggap anaknya belum sukses.
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Orang tua Muhammad Ghifari (21) yang berpenghasilan puluhan juta rupiah per hari menganggap anaknya belum sukses.
Karena pada dasarnya, orang tua Ghifari bernama Dadan Dani Ramdani (51) ini mengingkan anak bungsunya menjadi seorang teknisi atau enginering.
"Sebenarnya saya ingin dia (Ghifari) menjadi teknisi seperti saya. Saya ingin dia mengikuti jejak saya, tapi sekarang malah menggeluti dunia internet," ujar Dadan saat ditemui Tribunjabar.id di rumahnya, Senin (8/11/2021) siang.
Memang, kata dia, kalau dilihat secara materi, Ghifari sudah termasuk kategori orang yang sukses saat ini.
"Masih berusia 21 tahun, sudah bisa menghasilkan puluhan juta per hari, malah per jam. Ya, tadinya, dia bisa meneruskan pekerjaan di bengkel," katanya.
Meskipun tidak sesuai yang diharapkannya, dia sebagai orang tua selalu mendukung apa yang dikerjakan Ghifari.
"Yang penting dia bisa bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain," ucap Dadan.
Dia menceritakan Ghifari senang dengan gadget sejak masih sekolah dasar, termasuk bermain gim di internet hingga akhirnya menjadi trader.
"Waktu sekolah di SMK, saya suruh membongkar mesin dan mengambilkan kunci 10 pas saja, Ghifari kebingungan," ujarnya.
Kini, dia sadar dan mendukung apa pun keinginan anaknya menjadi trader.
"Makanya saya berikan modal pinjaman dari bank sebesar Rp 50 juta. Saat pertama uang sebesar itu dipakai trading, modal Rp 50 juta ludes," ucap Dadan.
Kemudian, karena keuletan dan semangat belajar dari kesalahannya, dia memberikan dukungan lagi dengan meminjam uang Rp 50 juta dari bank.
"Hasilnya sama, tidak sesuai harapan. Meskipun dia enggak ngomong saya sudah tahu bahwa dia gagal lagi. Saldo Rp 50 juta hampir habis, hanya menyisakan Rp 1.050.000," ucapnya.
"Saat itu, mental Gifari down. Tapi tak lama karena ambisinya ingin menjadi orang kaya, dia mencoba bangkit dengan modal Rp 1.050.000," katanya.
Akhirnya, sisa saldo yang dia gunakan untuk modal bisa mendapatkan uang sampai mengembalikan modal yang sudah ludes dipakainya.
"Ya, alhamdulilah sampai sekarang anak saya bisa bersedekah kepada orang lain," ucap Dadan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ghidari-pangandaran.jpg)