Masdar Mubadala UEA Minati Aerocity Kertajati

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menawarkan investasi di kawasan Rebana pada perusahaan nasional Abu Dhabi, Masdar Mubadala Investment Company

dok Pemprov JABAR
Masdar Mubadala UEA Minati Aerocity Kertajati 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menawarkan investasi di kawasan Rebana pada perusahaan nasional Abu Dhabi, Masdar Mubadala Investment Company. 

Tawaran tersebut disampaikan Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam pertemuan dengan Director of Business Development & Clean Energy Masdar Mubadala Ahmed Al Awadi dan Consultan Development & Investment Asia Pasific Masdar Mubadala Siddhart Nath, dalam lawatan ke Abu Dhabi awal November.

Dalam pertemuan tersebut, Ridwan Kamil memaparkan rencana pengembangan 13 kawasan atau kota baru di kawasan Rebana yang mencakup Subang, Majalengka, Indramayu, Sumedang, Kuningan, Sumedang, sampai Cirebon.

Masdar sendiri dibidik untuk menggarap investasi di kawasan Aerocity, Kertajati di Majalengka. Memiliki luasan sekitar 3.200 hektare, aerocity ditopang oleh keberadaan infrastruktur darat, laut, dan udara.

Sebagai jantung pertumbuhan kawasan ini ada Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Kabupaten Majalengka yang berfungsi sebagai pusat konektivitas udara dan logistik, juga akses tol dan kereta api.

Ridwan Kamil mengatakan Masdar memiliki konsep pembangunan perkotaan berkelanjutan sehingga tepat jika diterapkan di Kertajati. Masdar bahkan sudah berinvestasi di proyek PLTS apung di Waduk Cirata.

"Masdar City sudah punya portofolio kota futuristik, kota renewable energy, dan kebetulan sudah ada investasi di Jabar. Jadi logis. Sehingga nanti hasil listriknya bisa juga dipakai di kota baru,” katanya dalam keterangan resmi, Minggu (7/11).

Ridwan Kamil sendiri memastikan investasi dari kawasan Uni Emirat Arab (UEA) dan Timur Tengah agar terjadi keseimbangan penanaman modal di Jabar yang selama ini lebih banyak didominasi oleh investor dari kawasan Asia seperti Tiongkok, Jepang, hingga Korea Selatan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat Noneng Komara Nengsih yang turut mendampingi gubernur menilai Masdar City selaras dengan konsep pengembangan Rebaa yang disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Pengembangan Rebana mirip dengan Masdar City, Abu Dhabi yang merupakan kota berkelanjutan dengan konsep live, work, play and learn. Konsep ini akan dikembangkan di Rebana,” tuturnya

Pihak Masdar sendiri menyambut baik tawaran investasi di Kawasan Rebana tersebut. Menurutnya paparan Gubernur Jabar Ridwan Kamil membuat pihak Masdar tertarik untuk menindaklanjuti. 

“Mereka berencana akan mengutus perwakilannya untuk datang ke Jawa Barat,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut gubernur beserta rombongan juga mengunjungi Masdar City dan mendapatkan penjelasan mengenai konsep kota berkelanjutan. Ridwan Kamil juga menyempatkan untuk mengendarai kendaraan otomatis yang merupakan moda Masdar City.

Masdar kerap dikenal sebagai Abu Dhabi Future Energy Company. Korporasi ini mengalami pertumbuhan tercepat di dunia dalam bidang keberlanjutan.

Masdar City sendiri adalah pusat inovasi dan zona bebas yang menampung lebih dari 900 penyewa komersial serta ribuan karyawan dan penduduk yang tinggal serta bekerja disana.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved