Breaking News:

Cerita Nenden Selamat dari Banjir Bandang di Garut, Lari saat Air Sepinggang, Kini Rumahnya Hancur

Nenden Mulyani (43) menceritakan detik-detik mencekam saat rumahnya dihantam banjir bandang di Garut.

Tribun Jabar/ Sidqi Al Ghifari
Nenden Mulyani warga Kampung Cilegong, Desa Sukalilah, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat yang rumahnya hancur akibat banjir bandang. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Nenden Mulyani (43) menceritakan detik-detik mencekam saat rumahnya dihantam banjir bandang di Garut.

Ia merupakan warga Kampung Cilegong, Desa Sukalilah, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Saat banjir bandang terjang kampungnya, Nenden sedang memasak di dapur yang posisinya bersebelahan dengan sungai Cikeruh.

"Saat itu hujan emang sudah reda, tinggal gerimis saja saya dengar suara gemuruh, saya santai aja sambil masak," ujarnya saat diwawancarai Tribun Jabar, Minggu (7/11/2021).

Nenden mengira suara gemuruh tersebut merupakan suara penggilingan padi yang berada di seberang sungai.

Ia pun tidak menghiraukan suara yang kian waktu kian terdengar keras itu.

Namun saat menengok keluar betapa kagetnya ia saat melihat air bah yang datang dengan membawa material bebatuan dan kayu.

"Saya langsung teriak ke anak-anak, keluar banjir, banjir datang, langsung lari tiba-tiba air udah sepinggang," ucapnya.

Baca juga: Banjir Bandang Terjang Sukaresmi Garut hingga 1 Kampung Terisolir, BPBD Belum Simpulkan Penyebabnya

Ia dan keluarganya kemudian menyelamatkan diri menjauh dari bibir sungai, harta bendanya ia tinggalkan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved