Breaking News:

Monumen Perjuangan Pahlawan Pandemi Covid-19 Jawa Barat Akan Diresmikan di Hari Pahlawan

Di Hari Pahlawan Nasional, Monumen Perjuangan Pahlawan Pandemi Covid-19 Jawa Barat akan diresmikan.

Tribun Jabar/Muhammad Syarif Abdussalam
Monumen Perjuangan Pahlawan Pandemi Covid-19 Jawa Barat yang akan diresmikan di Hari Pahlawan. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Monumen Perjuangan Pahlawan Pandemi Covid-19 Jawa Barat segera diresmikan bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional. Lokasinya berada di antara Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat (Monju) dan Lapangan Gasibu di Kota Bandung.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat, Boy Iman Nugraha, mengatakan pembuatan monumen ini sebagai penghargaan terhadap dedikasi orang-orang yang sudah berkorban untuk melayani masyarakat menangani pandemi Covid-19.

Pada monumen ini, terdapat 281 nama para pahlawan pandemi yang dipahat.

Mereka terdiri dari tenaga kesehatan, relawan, dan profesi lainnya yang gugur dalam perjuangan menangani penyebaran Covid-19. Ditambah, puluhan ASN yang juga gugur saat berjuang menangani pandemi.

"Maksud Pemerintah Provinsi Jawa Barat adalah untuk memberikan penghargaan terhadap dedikasi para pahlawan ini. Ini merupakan pengingat untuk kita semua bahwa menangani pandemi Covid-19 itu tidak mudah, memerlukan kerja keras bersama sehingga ada yang sudah dikorbankan," kata Boy saat meninjau monumen tersebut, Jumat (5/11/2021).

Boy menambahkan, monumen ini berada di salah satu dari empat bagian kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat.

Bagian pertama adalah Lapangan Gasibu, bagian kedua adalah Tepas Jabar yang menjadi Monumen Perjuangan Pahlawan Pandemi Covid-19 Jabar, bagian ketiga adalah taman yang akan menjadi Griya Kriya Jabar, dan bagian terakhir adalah bangunan tugu Monju yang sudah berdiri.

Pada 2013 ujarnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah merencanakan merevitalisasi kawasan Monumen Perjuangan ini sehingga pada 2016 kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat dengan Gasibu direvitalisasi.

Tepas Jabar berupa bangunan dua gapura sendiri sudah berdiri sejak 2020.

Namun seiring dengan perkembangan pandemi dan gugurnya ratusan tenaga kesehatan dan tenaga lainnya selama pandemi, Pemprov Jabar berkeinginan menambahkan arti lebih pada sepasang tugu tersebut.

Tadinya, katanya, Tepas Jabar ini untuk kegiatan publik biasa. Namun dengan diubah menjadi monumen perjuangan pahlawan pandemi, fungsinya menjadi untuk memperingati dan menghormati jasa para pahlawan pandemi.

Dengan mengubah Tepas Jabar menjadi Monumen Perjuangan Pahlawan Pandemi Covid-19 Jabar ini, katanya, lampu sorot yang tadinya berwarna-warni pun akan diganti dengan pencahayaan yang lebih tenang. Suasana santai pun berubah menjadi suasana penghormatan.

Ia mengatakan awalnya untuk revitalisasi kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat dianggarkan sebesar Rp 90 miliar.

Tetapi karena terjadinya pandemi yang dimulai sejak Maret 2020, pihaknya yang tadinya akan menyelesaikan revitalisasi semua monumen, menjadi hanya cukup untuk Tepas Jabar yang kemudian menjadi monumen pandemi ini.

Baca juga: Pekerja Terharu dan Bangga Ikut Membangun Monumen Pahlawan Pandemi di Bandung, Ukir Nama Satu-satu

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved