Persib Bandung

Dulu Ikut Demo, Begini Kata Ketua Bomber Setelah Persib Bandung Lewati Lima Laga dengan Kemenangan

Persib Bandung menyapu bersih lima laga Seri II Liga 1 2021-2022 dengan poin 15. Terakhir, Persela Lamongan yang dikalahkan dengan skor 3-1.

Editor: Giri
Pemain Persib Bandung Erwin Ramdani melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Persela Lamongan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (4/11/2021) malam. Persib Bandung menang 3-1. (Tribunnews.com/Muhammad Nursina) 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Fakhri Fadlurrohman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Persib Bandung menyapu bersih lima laga Seri II Liga 1 2021-2022 dengan poin 15. Terakhir, Persela Lamongan yang dikalahkan dengan skor 3-1 pada laga di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (4/11/2021) malam.

Raihan ini dipuji oleh khalayak Kota Kembang terkhusus para bobotoh.

Apalagi, dengan kemenangan itu Persib merasakan lagi puncak klasemen sementara meski rawan longsor.

Ketua Umum Bomber, Asep Abdul, turut mengapresiasi progres Persib Bandung yang bisa menunjukkan kelasnya.

"Untuk performa Persib saat ini kita apresiasi lah, lima pertandingan tanpa terkalahkan (selalu menang)," ujar Asep kepada Tribunjabar.id pada Jumat (5/11/2021).

Asep Abdul, ketua Bomber.
Asep Abdul, ketua Bomber. (Istimewa)

Asep mengingatkan kepada ofisial tim Persib Bandung agar menjaga konsistensi di Seri III nanti.

"Tetap, kita harus mengawal. Intinya tetap harus konsisten di pertandingan berikut dalam laga nanti di Seri III," ucapnya.

Dia mengatakan, sikap suporter seperti ini bukan dalam rangka menekan tim kesayangan.

"Tapi untuk perbaikan juga biar segala selalu ada evaluasi total untuk Persib," tuturnya.

Bomber merupakan satu di antara kelompok suporter Persib yang turut melayangkan surat pernyataan dalam aksi demo di Graha Persib di Jalan Sujana, Kota Bandung, 5 Oktober 2021.

Saat itu suporter berdemo karena Persib melewati empat laga terakhir Seri I dengan hasil imbang.

Dalam surat tuntutan tersebut terdapat poin yang menyatakan kegagalan Robert Alberts dalam mengangkat prestasi Persib dan menyatakan Robert untuk mundur dengan tagar #ReneOut ramai disuarakan bobotoh di sosial media.

Menyikapi hal tersebut, Asep mengaku tidak memiliki kewenangan untuk menarik gugatan #ReneOut karena hal tersebut bukan berasal dari satu komunitas.

"Yang penting kita mah fokus mengawal dulu lah. Kita kasih kesempatan dulu. Yang jelas kita intinya tujuan di awal demo bukan lebih menekan, tapi lebih ke perbaikan pelatih, tim, pemain semuanya," ucapnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved