Bobotoh Geulis
Bobotoh Geulis Sumedang Ini Soroti Penampilan Pemain Termahal Persib: Perannya Kurang Terlihat!
Habibah Apriyanti (19), bobotoh geulis asal Desa Nagarawangi, Sumedang, menyebut kemenangan itu jadi kado manis untuk warga Jawa Barat.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Hermawan Aksan
Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Persib Bandung berhasil memuncaki klasemen Liga 1 2021/2022 setelah berhasil melibas Persela Lamongan dengan skor 3-1, Kamis (4/11/2021) malam.
Menanggapi hasil pertandingan tersebut, Habibah Apriyanti (19), bobotoh geulis asal Desa Nagarawangi, Kecamatan Rancakalong, Sumedang, Jawa Barat, menyebut kemenangan itu jadi kado manis untuk warga Jawa Barat.
"Hasil pertandingan melawan Persela, merupakan kado terindah untuk warga Jawa Barat. Dengan hasil ini, seluruh warga Jawa Barat senang," ucap Habibah Apriyanti kepada TribunJabar.id, Jumat (5/11/2021).
Menurut Habibah, Persib tampil dominan sepanjang 90 menit saat melawan Persela.
"Para pemain Persib cukup menguasai jalannya pertandingan, dimulai dari lini pertahanan, lini tengah, sampai dengan lini depan."
"Semua lini bermain dengan kompak dan disiplin sehingga Persib mampu menaklukkan lawannya dengan skor yang cukup telak 3-1," kata dia.
Ia menyebutkan, para pemain Persib bermain bagus dan lepas, main tanpa beban, dan juga faktor kebugaran pemain khususnya pemain depan yang dari dulu disoroti oleh banyak pengamat sepak bola dan netizen kian membaik.
"Insting predator di kotak penalti perlahan mulai kembali terbukti dengan beberapa pertandingan terakhir dan tadi malam striker persib mampu mencetak gol," ucap dia.
Meski begitu, kata dia, pada pertandingan melawan Persela, pihaknya menyoroti permainan Marc Klok.
"Dia kurang terlihat perannya, padahal dia menyandang sebagai pemain termahal di liga 1 musim ini, " tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/habibah-apriyanti-19-bobotoh-geulis-asal-desa-nagarawangi-kecamatan-rancakalong-sumedang.jpg)