Breaking News:

Tiga Petani Terseret Arus Sungai Cibera Garut, Satu di Antaranya Meninggal Dunia

Tiga petani asal Garut selatan terseret arus Sungai Cibera saat menyeberang.

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Giri
Proses evakuasi korban terseret arus Sungai Cibera, Garut, Rabu (3/11/2021). (Dok. Polsek Cibalong) 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari
 
 TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Tiga petani asal Garut selatan terseret arus Sungai Cibera saat menyeberang.

Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Gunung Gadung, Desa Cigaronggong, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Rabu (3/11/2021) sore.

Ketiganya kemudian mencoba menyelamatkan diri, namun satu orang tidak berhasil.

Dia kemudian ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Kapolsek Cibalong, AKP Saef Balya, mengatakan, korban bernama Abdul Wahab.

Dia bersama dua rekannya baru pulang dari kebun dan harus menyeberangi sungai untuk bisa ke rumahnya.

"Mereke bertiga diketahui pulang dari kebun, mereka pulangnya harus menyeberangi Sungai Cibera. Saat mereka melintas debit air tiba-tiba meningkat," ujar Saef Balya melalui keterangan tertulis yang diterima Tribunjabar.id.

Ketiganya sempat berusaha menyelamatkan diri.

Namun Abdul Wahab tidak berhasil menepi sehingga terus terseret air sungai dengan kondisi timbul dan tenggelam.

Dua rekannya yang selamat kemudian meminta pertolongan kepada warga sekitar untuk menyelamatkan korban.

"Korban berhasil ditemukan dengan posisi tersangkut di salah satu batu sekira pukul 15.00 WIB. Korban diperkirakan hanyut sejauh 200 meter, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," ucap Saef.

Ia mengimbau agar masyarakat berhati-hati saat beraktivitas di bantaran sungai maupun saat melintas.

Menurutnya debit air bisa saja tiba-tiba berubah akibat musim hujan yang saat ini terjadi di wilayah Kabupaten Garut yang bisa saja membahayakan warga. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved