Breaking News:

Tergerus Air, Dinding Kobong Pesantren Darussalam di Kawasen Ciamis Jebol, Kamar Mandi dan WC Hanyut

Kamar mandi dan WC runtuh hanyut bersama pondasi kobong tergerus luapan selokan Cipedes.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Seli Andina Miranti
Istimewa/ Dok FK Tagana Ciamis
Jebol – Hujan deras dan luapan selokan Cipedes telah membuat pondasi bangunan asrama (kobong) Ponpes Darussalam di Dusun Sumanding Rt 18 RW 07 tergerus Rabu (4/11) sekitar pukul 23.00 malam. Dinding tembok kobong, kamar mandi dan WC jebol 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Dinding tembok asrama (kobong) Pondok Pesantren Darussalam di Dusun Sumanding Rt 18 RW 07, Desa Kawasen, Kecamatan Banjasari, Ciamis, jebol menyusul meluapnya meluapnya selokan Cipedes saat hujan lebat Rabu (3/11/2021) pukul 23.00 WIB menjelang tengah malam.

Kamar mandi dan WC runtuh hanyut bersama pondasi kobong tergerus luapan selokan Cipedes.

“Waktu kejadian tadi malam, kondisi kobong memang lagi kosong. Di pondok (Ponpes Darussalam Kawasen) ini sebagian besar santrinya memang tidak mondok,” ujar Kades Kawasen Banjarsari, Suharno kepada Tribun Kamis (4/11/2021).

Baca juga: Rumah Warga di Simpenan Sukabumi Nyaris Tergerus Longsor, Penghuni Rumah Terpaksa Mengungsi

Bagian pondasi bangunan kobong Ponpes Darussalam di Dusun Sumanding tersebut, menurut Suharno, sudah berada di sisi selokan Cipedes.

Menyusul hujan lebat yang turun beberapa hari berturut-turut membuat selokan Cipedes meluap dan menggerus pondasi kobong di bagian kamar mandi dan WC.

Menyusul tergerusnya bagian pondasi, membuat dinding tembok kobong jebol berikut kamar mandi dan WC ambruk hanyut.

“Bangunan kobong sekarang dikosongkan secara total. Tidak hanya karena santri yang lagi mondok tidak ada. Juga lantaran dinding bangunan kobong dan kamar mandi sentra WC nya ambruk,” katanya.

Menurut Suharno ada 4 kamar kobong yang dikosongkan total karena bangunan kobongnya sudah terancam . “Tidak ada korban jiwa dan luka-luka pada kejadian tadi malam,” ujar Kuwu Suharno.

Baca juga: Rumahnya Sebelah Aliran Sungai di Bandung, Sunarya Tak Nyenyak Tidur, Dihantui Banjir dan Longsor

Menyusul kejadian yang menimpa Pondok Pesantren Darussalam Kawasen asuhan KH Mahfud tersebut menurut Ketua FK Tagana Ciamis, Ade Waluya, kerugian materi sekitar Rp 42 juta.

Hujan deras dan luapan sungai Cipedes, menurut Ade Waluya kepada Tribun telah menggerus pondasi bangunan kobong Ponpes Darussalam. Menyebabkan bagian kamar mandi dan WC serta kamar kobong rusak berat.

Baca juga: Kobong Pesantren Sabilunnajat Ciamis Diterjang Longsor, Tiga Santri Luka-luka

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved