Breaking News:

Nama Kasi Intel Kejari Cianjur Dicatut untuk Takut-Takuti Para Kepala Desa, Minta Rp 25 Juta

Nama Kasi Intel Kejaksaan Negeri Cianjur, Trio Andi Wijaya, dicatut orang tak bertanggung jawab.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Giri
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Kasi Intel Kejaksaan Negeri Cianjur, Trio Andi Wijaya. Namanya dicatut orang tak bertanggung jawab. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Nama Kasi Intel Kejaksaan Negeri Cianjur, Trio Andi Wijaya, dicatut orang tak bertanggung jawab.

Namanya digunakan untuk menakut-nakuti kepala desa dan mengancam korban agar memberikan uang.

“Saat ini banyak mengatasnamakan saya, khususnya kasi intel di Kejaksaan Negeri Cianjur, oleh orang tidak bertanggung jawab mengambil keuntungan dengan menelepon kades atau perangkat desa dan meminta uang,” kata Trio di Kantor Kejaksaan Negeri Cianjur, Kamis (4/11/2021).

Trio mengatakan, kepada warga Cianjur, khususnya kepada para kepala desa agar berhati-hati jika mendapatkan panggilan melalui seluler mengatasnamakan Kejaksaan Negeri Cianjur, khususnya kasi intel.

Ia juga mengimbau agar warga melaporkan kepada apdesi ataupun pihak kepolisian.

“Karena banyak korbannya kepala desa maupun perangkat desa. Selama ini kalau memang ada, khususnya nama saya atau membawa Kejaksaan Negeri, kami selalu akan mengundang orang itu menggunakan surat resmi,” ujarnya.

Ia mengatakan, kasus yang membawa namanya tersebut, sang penelepon minta uang sebanyak Rp 25 juta dengan dalih akan menyelesaikan kasus.

“Kemarin yang bersangkutan melaporkan ke apdesi dan apdesi melapor kepada saya. Itu tidak benar. Jadi itu yang harus diwaspadai semua, bahwa saat ini banyak yang mengatasnamakan kami. Yang jelas kami dari Kejaksaan Negeri Cianjur tidak pernah menelepon perangkat desa, kades, apalagi meminta dengan sejumlah uang kami tidak pernah,” katanya.

Ia mengatakan, bulan ini sudah dua kali ada oknum mengatasnamakan dirinya dan meminta sejumlah uang.

“Informasinya untuk permintaan mengurus suatu perkara dengan adanya uang itu bahasanya bisa diselesaikan padahal kami pun seyogyanya belum ada pemanggilan, saat ini terjadi semuanya hampir semua kepala desa,” katanya.

Trio juga mengimbau agar masyarakat tidak langsung percaya dengan orang yang tidak bertanggung jawab menggunakan institusi ataupun pribadi.

“Nanti saya share nomor telepon saya dan nomor telepon resmi. Di luar itu saya tidak bertanggung jawab. Jadi memang sudah beberapa kejadian membawa nama saya,” ujarnya. (fam)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved