Breaking News:

Piala Presiden Esports 2021 Tambah Jumlah Game Lokal yang Dipertandingkan

Piala Presiden Esports (PPE) 2021 menambah jumlah game lokal yang dipertandingkan

Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Siti Fatimah
dok kredivo
Ilustrasi 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG  - Piala Presiden Esports (PPE) 2021 menambah jumlah game lokal yang dipertandingkan. Kini, PPE 2021 memasukan game dalam negeri yakni Battle of Satria Dewa setelah sebelumnya hanya Lokapala.

Game yang dikembangkan oleh Semisoft dan Bang Indonesia ini ber-genre multiplayer online battle arena atau MOBA

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Piala Presiden Esports 2021 Matthew Airlangga langkah ini diambil sebagai upaya untuk memperkenalkan serta membawa game buatan lokal ke panggung esports Indonesi.

Baca juga: Sosok Rob Clinton Kardinal Calon Suami Chelsea Islan, Pendiri Tim eSport Terkenal, Politikus Muda

“Bagi kami ini merupakan prioritas untuk memberikan ruang bagi game lokal. Salah satu langkah konkritnya, per hari ini ada dua game lokal di Piala Presiden Esports 2021, selain pertama Lokala, kemudian yang kedua adalah Battle of Satria Dewa. Ini membuktikan bahwa game lokal mendapatkan kesempatan yang sama besar dengan game mancanegara dan bisa mendapatkan eksposur dari sisi kompetisi dan kualitas turnamen,” ujar Matthew dalam sesi konferensi pers virtual, Rabu (3/11/2021).

Kehadiran game lokal ini disebutkan Matthew mendapat respon sangat positif di PPE 2021.

Menurut dia, penonton yang menyaksikan pertandingan game lokal tidak kalah jauh jika dibandingkan dengan game-game besutan luar negeri.

Baca juga: Dukung Pengembangan Atlet eSport Indonesia, IndiHome Luncurkan Limitless Esport Academy (LEAD)

Hal ini menjadi bukti bahwa game buatan lokal memiliki kualitas daya tarik tersendiri bagi pencinta esports di Indonesia.

“Harapan kami terhadap Lokapala dan Battle of Satria Dewa ini bisa diikuti dan dipartisipasi semakin banyak atlet atau tim esports. Sehingga kemeriahan Piala Presiden Esports 2021 ini bisa semakin terasa dan betul-betul menjadi panggung bagi game lokal di rumah sendiri. Dengan langkah strategis ini pun kami ingin merangsang kepada developer game lokal lainnya untuk mempersiapkan diri agar bisa berpartisipasi di ajang yang akan datang,” katanya.

Developer Battle of Satria Dewa, Henry William memberikan apresiasi terhadap kesempatan bagi pihaknya untuk bisa menjangkau lebih luas lagi game yang dibesutnya.

Baca juga: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Didapuk Jadi Depan Pembina Esport Indonesia Jateng

Keterlibatan di Piala Presiden Esports merupakan sebuah kesempatan besar untuk membuktikan diri sekaligus meraih potensi market di ekosistem esports nasional. 

“Ini merupakan sebuah lompatan bagi kami. Karena mendevelop game saja itu cukup sulit, kemudian untuk menjualnya juga tantangan yang tidak mudah. Ajang ini tentu kesempatan bagi kami untuk semakin mempopulerkan Battle of Satria Dewa. Kami berterima kasih dan akan bekerja keras supaya dapat menggarap pasar game khususnya di Indonesia sebaik-baiknya,” ucap Henry.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved