Breaking News:

Kisah Petani Asal KBB, Kini Sukses Jadi Pengusaha Karpet, Sehari Terjual 600 Lembar

Seorang petani sayuran asal Kabupaten Bandung Barat, Atep Taryadi berhasil keluar dari zona nyaman dan sukses sebagai pebisnis karpet.

Proses produksi karpet Berkah Saluyu 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Seorang petani sayuran asal Kabupaten Bandung Barat, Atep Taryadi berhasil keluar dari zona nyaman dan sukses sebagai pebisnis karpet.

Tinggal di Kampung Sindangsari KBB, Atep mengatakan mayoritas masyarakat disana bekerja sebagai petani.

Pada saat itu, Atep memang sudah memimpikan jika dirinya bisa memulai bisnis dan memiliki produk hasil karyanya sendiri.

Melalui wawancara virtual yang diadakan oleh Shopee, Atep menceritakan, pada 2017, ia meninggalkan profesi sebagai petani dan memulai bisnis dengan menjadi reseller.

Baca juga: Harga Tiket hingga Rp 1 Juta, Ketua Bomber: Itu Bisnis Pemerintah dan akan Timbulkan Perlawanan

"Apapun saya jual termasuk karpet bulu rasfur yang ternyata peminatnya cukup tinggi. Saya pun mulai fokus menjual produk bulu rasfur dan coba juga produksi sendiri," ujar Atep, Selasa (2/11/2021).

Berada jauh dari perkotaan dan minimnya informasi akan cara memulai bisnis, tak membuat Atep dan sang istri untuk memulai usaha karpet yang diberi nama Berkah Saluyu.

Atep mendatangi berbagai pabrik lokal untuk mencari bahan baku untuk membuat karpet rasfur ini.

"Saya menggunakan modal  seadanya untuk memproduksi karpet bulu rasfur. Prosesnya pun dibantu istri mulai dari motong bahan, menjahit,  hingga pengemasan," ucap Atep.

Baca juga: Tipis Memilih Rekan Bisnis Dari Para Partner Berpengalaman Jalankan Bisnis Bersama

Semmua proses produksi pun dilakukan oleh Atep di rumahnya. Namun kini dikatakan Atep sudah berkembang, bahkan memiliki gudang produksi dan karyawan yang cukup banyak.

Ia memanfaatkan bangunan bekas dengan ruang yang lebih besar untuk produksinya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved