Breaking News:

9 Siswa SD Cinyawar Cianjur Diduga Keracunan Susu Fermentasi Kadaluarsa, Dijual Pedagang Baru

Sembilan murid SDN Cinyawar yang terletak di Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur diduga keracunan setelah mengonsumsi produk olahan susu

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Ravianto
9 Siswa SD Cinyawar Cianjur Diduga Keracunan Susu Fermentasi Kadaluarsa, Dijual Pedagang Baru
NET
Ilustrasi murid SD keracunan. Sembilan murid SDN Cinyawar yang terletak di Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur diduga keracunan setelah mengonsumsi produk olahan susu fermentasi yang kadaluarsa.

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Sembilan murid SDN Cinyawar yang terletak di Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur diduga keracunan setelah mengonsumsi produk olahan susu fermentasi yang kadaluarsa.

Susu tersebut didapatkan dari salah satu pedagang yang berjualan di sekitar sekolah.

Bhabinkamtibmas Desa Ciloto Aiptu Yayat H mengatakan, susu tersebut dijual pedagang keliling.

"Kejadiannya kemarin sekitar pukul 09.00 WIB, anak-anak diketahui jajan susu fermentasi berwarna coklat yang dibelinya dari pedagang," katanya.

Akibat mengkonsumsi olahan susu itu para siswa dan siswi mengalami gejala muntah-muntah.

"Siswa sebanyak 9 orang, laki-laki 7 perempuan 2. Penanganan oleh gurunya di kasih teh manis dan dibaluri badan nya pakai kayu putih," katanyam

Kini para siswa dan siswi telah kembali ke rumahnya dan dinyatakan sembuh.

"Alhamdulillah gak sampai di rawat ke klinik maupun rumah sakit, udah pada pulang ke rumahnya masing-masing," katanyam

Yayat mengatakan, pedagang baru terlihat berjualan di SD tersebut.

"Jadi pedagang itu baru hari ini dagang di sekolahan, kalau yang sering mangkal kan udah pada kenal guru-gurunya," katanya

Saat ini pedagang olahan susu fermentasi itu belum diketahui keberadaannya.

"Sementara sedang pencarian. Sehingga saya imbau pada guru-guru serta orang tua harus lebih berhati-hati untuk memperhatikan jajanan yang dikonsumsi anak-anak," katanya.(fam) 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved