Breaking News:

2000 Kepala Keluarga Terdampak Banjir di Kabupaten Bandung, Bupati; Disediakan Tempat Pengungsian

Sekitar 2000 kepala keluarga terdampak banjir di Kabupaten Bandung, yang tersebar, di Kecamatan Bojongsoang, Baleendah, dan Dayeuhkolot

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Siti Fatimah
Baleendah kembali diterjang banjir 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Sekitar 2000 kepala keluarga terdampak banjir di Kabupaten Bandung, yang tersebar, di Kecamatan Bojongsoang, Baleendah, dan Dayeuhkolot.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna, setelah meninjau korban banjir di Selter Pengungsian Dayeuhkolot, Rabu (3/11/2021).

Adapun banjir di Kabupaten Bandung  mulai terjadi Senin (1/11/2021) malam, dan hingga kini banjir belum surut.

Baca juga: 26 Rumah dan Satu Madrasah Terdampak Banjir Akibat Pembangunan Jembatan Program Kota Tanpa Kumuh

Air yang merendam tiga daerah di Kabupaten Bandung tersebut, kemarin siang sempat sedikit surut, tapi setelah wilayah Bandung Raya diguyur hujan. Banjir di daerah tersebut kembali meninggi.

Dadang memaparkan, musim penghujan ini sudah terjadi dua minggu terakhir 

"Kalau kita lihat secara eksisting, dibandingkan dengan tahun sebelumnya, saat hujan berturut-turut dua Minggu itu banjirnya besar. Kita melihat musim penghujan ini sudah dua Minggu. Kalau kita lihat secara eksisting, dibandingkan dengan tahun sebelumnya, kalau hujan berturut turut dua Minggu itu kan banjirnya besar," ujar Dadang.

Baca juga: Anggota DPRD Kota Bandung: Pemkot Tak Punya Duit Urus Banjir, Tapi Buat Hibah Duitnya Kenceng

Dadang mengatakan, namun saat ini, banjir di Babupaten Bandung, khususnya di tiga Kecamatan ini, yakni Bojongsoang, Dayeuhkolot dan Baleendah tidak terlalu besar.

Dadang mengaku telah meminta, kepada Kepala BBWS Citarum untuk difungsikan folder yang sudah dibangun. 

"Terutama di tiga kecamatan tadi, di samping itu juga ada kolam retensi, yang sedang dibangun dan insyaloh akan diresmikan oleh Presiden. Dengan adanya Terowongan Nanjing ini mempercepat air surut," kata dia.

Baca juga: Air Menggenang di Sejumlah Titik, Komisi C DPRD Kota Bandung; Pemkot Tak Serius Tangani Banjir

Mudah-mudahan, kata Dadang, dengan beberapa rekayasa teknis oleh BBWS dan warga Kabupaten Bandung ini sedikitnya mengurangi luasan banjir

"Biasanya kurang lebih sekitar 1000 hektare, mungkin sekarang setengahnya," tuturnya.

Sampai saat ini sudah disediakan tempat pengungsian, di Dayeuhkolot dan Baleendah.

"Untuk saat ini kurang lebih terdapat 2000 KK, yang terdampak banjir di tiga kecamatan itu. Mudah-mudahan air cepat surut dan tak ada yang mengungsi lagi," kata Dadang.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved