Warga Bandung Semringah, Syarat Perjalanan Penumpang Kereta Api Jarak Jauh Dilonggarkan

PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung mengubah syarat perjalanan penumpang atau pengguna jasa layanan kereta api jarak jauh.

Penulis: Cipta Permana | Editor: Mega Nugraha
Pak Uu saat menghadiri acara Launching Percepatan Waktu Tempuh dan Peningkatan Layanan Kereta Api PT Kereta Api Indonesia (Persero) di Stasiun Bandung, Jumat (24/9/2021) 

Laporan wartawan TribunJabar.id, Cipta Permana.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - PT KAI Daop 2 Bandung mengubah syarat perjalanan penumpang kereta api jarak jauh.

Syaratnya yakni diperpanjangnya masa berlaku surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR menjadi maksimal 3x24 jam sebelum jadwal keberangkatan, yang semula hanya 2x24 jam. Aturan tersebut berlaku mulai 31 Oktober 2021.

Perubahan aturan ini menyesuaikan dengan terbitnya SE Kementerian Perhubungan Nomor 92 Tahun 2021 tentang Perubahan atas SE Kemenhub Nomor 89 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19.

Menanggapi hal, Bayu Ariyanto (43) warga Kopo Bandung menyambut baik kebijakan tersebut. Pasalnya, hal ini memudahkan penumpang atau pengguna kereta api, khususnya yang melakukan tujuan perjalanan singkat, sehingga tidak perlu melakukan pengetesan covid-19 ulang. 

Baca juga: Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Kereta Api, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

"Ya bagus dong, dengan adanya kebijakan tersebut, jadi pengguna kereta api yang melakukan perjalanan singkat, misalnya dua hari satu malam engga usah tes-tes lagi untuk bisa kembali lagi ke tempat asal," ujarnya saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp, Senin (1/11/2021).

Hal senada juga disampaikan oleh Siti (34) warga Riung Bandung. Ia berharap, aturan tersebut lebih masif disosialisasikan kepada masyarakat. Sebab, dirinya pun baru mengetahui adanya aturan ini setelah ditanyakan oleh Tribunjabar.id.

"Iya gitu ada aturannya jadi 3x24 jam, yang saya tahu malah 1x24 jam aja. Kalau emang bener, harapannya yang lebih diperbanyak lagi lah sosialisasinya, karena banyak yang belum tahu juga kan," ucapnya yang juga dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved