Breaking News:

Korban Pinjol di Majalengka Tak Permasalahkan Harus Lunasi Utang Pokok, Tapi Harus Begini

Seorang korban pinjol di Majalengka mengaku siap melunasi utang pokok. Namun harus begini.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: taufik ismail
TRIBUNJABAR.ID/PADNA
Ilustrasi korban pinjol. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - C (25), warga Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka merupakan salah satu korban pinjaman online (pinjol).

Sudah setahun terakhir, ia harus berurusan dengan dua platform pinjol dengan total utang mencapai Rp 4 juta.

Terkait para korban pinjol yang harus tetap membayar pokok utangnya sesuai saran dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), ia pun tak mempermasalahkan.

Asalkan, tak perlu ada ancaman.

"Selama ini, kan, yang diterima saya teror terus, ancaman. Enggak ngerti kalau kami juga sebenarnya kesusahan terkait finansial yang ada. Its oke saya mah kalau harus bayar pokoknya mah tanpa bunga," ujar C kepada Tribun, Senin (1/11/2021).

Ia pun berharap, para pelaku usaha pinjol tak gegabah asal menagih dengan cara yang tak elegan.

Sebab, pada dasarnya ia akan menaati aturan yang dijalankan, untuk tetap membayar sesuai yang ia pinjam.

"Intinya, harus ngerti keadaan masyarakat kenapa akhirnya meminjam di pinjol, saya yakin kebanyakan karena terpaksa di masa pandemi Covid-19 ini," ucapnya.

Untuk meringankan beban para korban pinjol, C juga berharap, ia bisa masuk ke dalam masyarakat golongan gharimin.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved