Breaking News:

Liputan Khusus

Soal Tambang Emas Ilegal di Bangbayang Sumedang, Satpol PP: Konfliknya Sudah Meresahkan Warga

Satpol PP Kabupaten Sumedang berencana memanggil Kepala Desa Bangbayang untuk dimintai keterangan mengenai tambang emas ilegal itu.

Dokumentasi Warga
Tambang emas di Dusun/Desa Bangbayang, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. 

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG- Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP ) Sumedang, Yan Mahal Rizzal, mengaku telah menelusuri aktivitas penambangan emas di Dusun/Desa Bangbayang.

"Kami bahkan sudah berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi Jawa Barat. Tambang emas itu ilegal. Tak ada laporan, apalagi izin untuk membuka usaha tambang itu," kata Rizzal saat ditemui di Sumedang, Selasa (26/10/2021).  

Pihak Satpol PP, ucapnya, sebenarnya sudah berencana memanggil Kepala Desa Bangbayang untuk dimintai keterangan. Namun, adanya acara pemilihan kepala desa di desa tersebut pekan depan membuat rencana pemanggilan itu tertunda. 

"Namun, seusai pilkades, kami akan mengirimkan surat panggilan itu," ujar Yan Mahal Rizzal

Rizzal mengatakan bahwa tambang emas itu sudah beroperasi selama beberapa bulan. Hal itu dia telaah dari gambar lokasi tambang pada foto yang dilaporkan kepadanya. 

Tambang emas di Dusun/Desa Bangbayang, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang.
Tambang emas di Dusun/Desa Bangbayang, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang. (Foto Dokumentasi Warga)

Baca juga: Keberatan Soal Tambang Emas Ilegal di Bangbayang, Warga Sumedang Diintimidasi, Ada Pembutut

"Khusus penambangan, kami melihat sudah ada kegiatan yang dilakukan oleh beberapa penambang. Sudah beberapa bulan beroperasi. Sesuai foto yang dilaporkan, kondisinya tentu menyalahi ketentuan perda, tidak ada izin lingkungan atau dokumen lainnya," kata dia. 

Di desa Bangbayang, kata Rizzal, konflik urusan tambang emas tersebut memang sudah meresahkan warga. 

Rizzal mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Dinas Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Jawa Barat terkait aktivitas pertambangan emas tersebut. 

"Pihak Dinas ESDM sudah dihubungi melalui sambungan telepon, dan aktivitas penambang  emas tersebut ilegal. Dalam waktu dekat ini, kami (Satpol PP Sumedang) akan melakukan penutupan kegiatan tambang emas ilegal itu, " ucapnya. 

Baru Tahu

Ditemui di  Gedung IPP Sumedang, Selasa (26/10), Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, mengaku baru mendengar ada aktivitas pertambangan emas ilegal di Dusun/Desa Bangbayang. Dony mengatakan secepatnya mencari informasi tersebut.

"Saya akan tanya nanti ke Camat Situraja," kata Dony Ahmad Munir.

Bupati mengatakan segera menindaklanjuti pertambangan emas itu segera setelah ia mendapatkan informasi yang cukup.

"Saya akan tindak lanjuti," katanya. (tim tribun)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved