Senin, 27 April 2026

Bebas Dari Penjara, Warga AS Pelaku Perampasan Nyawa Ibunya di Indonesia Galau dan Takut

Warga Amerika Serikat bernama Heather Lois Mack yang terlibat perampasan nyawa ibunuya di Indonesia, bebas dari penjara Lapas Kerobokan, Bali.

Editor: Mega Nugraha
Kemenkum HAM Bali
Heather Lois Mack (rompi oranye) resmi bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Kerobokan, Bali, Jumat (29/10/2021).(Kemenkumham Bali ) 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Warga Amerika Serikat bernama Heather Lois Mack yang terlibat perampasan nyawa ibunya di Indonesia, bebas dari penjara.

Peristiwa perampasan nyawa melibatkan warga negara asing (WNA) itu terjadi pada Agustus 2014. Saat itu, Heather Lois Mack dan pacarnya, Tommy Schaefer berada di Indonesia bersama ibunya, Sheila Mack.

Di sebuah hotel di Nusa Dua, Bali, Heither bertengkar dengan ibunya karena tak setuju anaknya menjalin asmara dengan Tommy Schaefer.

Mereka pun bertengkar. Pertengkaran anak dan ibu itu berujung dengan perampasan nyawa. .Heither merampas nyawa ibunya dengan dibantu sang pacar.

Baca juga: Cerita Kasus Perampasan Nyawa di Ruang Kelas, Guru Menganiaya Murid Hingga Meninggal

Mayat Sheila Mack dimasukan ke dalam koper dan memindahkan koper tersebut ke dalam taksi. Sopir taksi dan manajemen hotel melaporkam kasus itu ke polisi.

Dalam sidang pengadilan, Heither divonis bersalah dan dijatuhi hukuman penjara selama 10 tahun dan pacarnya divonis 18 tahun penjara.

Kini, Heither menghirup udara bebas setelah mendekam, di Lapas Kerobokan, Bali.

Heather dinyatakan bebas murni setalah menjalani masa hukuman pidana selama 7 tahun 2 bulan.

"Heather ini bebas murni bebas remisi, dia mendapat remisi sesuai dengan aturan keppres dari Presiden," kata Kalapas Perempuan Kelas II A Lili kepada wartawan, Jumat.

Lili menyebutkan, remisi yang didapat Heather ada remisi umum dan remisi khusus. Total remisi yang ia dapat adalah 34 bulan atau 2 tahun 10 bulan.

Selama di Lapas Kerobokan, Lili menyebut Heather selalu rajin mengikuti pembinaan. Sebagai seorang Nasrani, Heather juga rajin melaksanakan ibadahnya di gereja. Namun saat keluar dari Lapas, Heather merasa takut menjalani kehidupan di luar lapas.

"Bagaimana dia keluar tadi agak sedikit syok dan ada haru, ada galau, ada takut. Tapi kami memberi semangat 'Heather kamu harus seperti yang di dalam orang baik'," jelas Lili.

Heather sendiri sebagai ikon fashion show dan dance di Lapas Kerobokan. Karya warga binaan selalu ditampilkan oleh Heather.

"Apa hasil karya warga binaan dia tampilkan, kalau ada kegiatan-kegiatan, Heather yang nomor satu ikut fashion show. Dia selalu mengikuti dance. Teman-temannya semuanya diajarkan dance," katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "WN AS Pembunuh Ibu Kandung Dalam Koper Resmi Bebas dari Lapas Kerobokan Bali", Klik untuk baca:

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved