Breaking News:

Pistol yang Dipakai Pensiunan Menembak Satpam Perempuan dan Mengakhiri Hidup Ternyata Pistol Rakitan

Polisi berhasil mengidentifikasi senjata api yang dipakai pensiunan TNI menembak kekasihnya yang sedang hamil.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: taufik ismail
(tribun jabar/firman suryaman)
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Aszhary (kiri), bersama Kasatreskrim, AKP Agung Tri Poerbowo di lokasi kosan, Sabtu (23/10) malam. (tribun jabar/firman suryaman) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Polres Tasikmalaya Kota resmi menghentikan pengusutan kasus sejoli tewas di Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya.

Namun sebelum proses hukum dihentikan, polisi berhasil mengidentifikasi senjata api yang menewaskan sejoli dewasa tersebut.

"Senjata api itu ternyata bukan senjata api organik, tapi rakitan," kata Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Agung Tri Poerbowo, di Mapolres, Kamis (28/1/2021) sore.

Ia menambahkan, senjata api tersebut jenis pistol dan telah menjalani uji balistik di labfor kepolisian.

"Hasil uji ternyata pistol itu bukan senjata organik. Salah satu cirinya adalah tidak adanya nomor seri," ujar Agung.

Tak hanya pistol yang diuji balistik tapi juga proyektil serta selongsong yang ditemukan di dalam kamar di mana mayat sejoli ditemukan.

Mayat sejoli diketahui bernama Widia (42) warga Ngawi, Jawa Timur dan S (56) pensiunan TNI warga Cimahi.

Kedua jasad sejoli itu ditemukan tergeletak di tempat tidur kamar kos yang disewa Widia di tepi jalan raya Tasikmalaya-Bandung via Ciawi, Sabtu (23/10/2021) sore.

Warga naik ke benteng ingin melihat lokasi kosan tempat ditemukannya jasad perempuan dan laki-laki di sebuah kamar kos di Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (23/10/2021) sore.
Warga naik ke benteng ingin melihat lokasi kosan tempat ditemukannya jasad perempuan dan laki-laki di sebuah kamar kos di Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (23/10/2021) sore. (Tribun Jabar/Firman Suryaman)

Lokasi persisnya di Kampung Cibodas Pasar, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cisayong

Polres Tasikmalaya Kota yang melakukan pengusutan, sejoli tewas akibat tembakan pistol dan berlatar belalang asmara. 

Tembakan dilancarkan S kepada Widia.

Lalu S mengakhiri hidupnya dengan cara sama.

Dari hasil autopsi ditemukan tanda-tanda kehamilan di perut Widia.

Sesuai pasal 77 KUHP, penyelidikan dan penyidikan kasus ini resmi dihentikan karena pelaku S, ikut tewas.

Baca juga: Polisi Tutup Kasus Sejoli Ditemukan Meninggal di Kamar Indekos di Tasik, Ini Alasannya

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved