Breaking News:

Jaring Korban Pinjol Ilegal, PGRI dan PPNI Kota Tasik Bersama Lembaga Hukum Buka Posko Pengaduan

Ketua PGRI Kota Tasikmalaya, Dodo Agus Nurjaman, menyebut, jumlah korban pinjol ilegal ibarat fenomena gunung es.

Tribun Jabar/ Firman Suryaman
Ketua PGRI Kota Tasikmalaya, Dodo Agus Nurjaman, memberikan paparan terkait pendirian P2KPI, Kamis (28/10) siang 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Sejumlah organisasi dan lembaga hukum di Kota Tasikmalaya mendirikan Posko Pengaduan Korban Pinjol Ilegal (P2KPI), Kamis (28/10/2021) siang.

Unsur yang terlibat terdiri dari PGRI dan LKBH PGRI, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) serta sejumlah lembaga bantuan hukum.

Koordinator P2KPI, Taufik Rochman, mengatakan, pendirian posko pengaduan dilatarbelakangi mulai adanya korban pinjol online di Kota Tasikmalaya.

Baca juga: Penagih Pinjol di Cengkareng Ditangkap, Beri Ancaman ke Nasabah, dari Edit Foto sampai Ancam Santet

"Kami sudah menerima beberapa pengaduan, dan mereka kasihan selama ini harus mengadu ke mana," ujar Taufik yang juga Direktur Firmam Hukum Trah dan Rekan.

Pendirian P2KPI mendapat respon PGRI dan PPNI. Kedua organisasi ini dianggap memiliki anggota yang sangat rawan jadi korban pinjol ilegal.

"Untuk langkah pertama, kami baru akan menerima pengaduan dari anggota PGRI dan PPNI karena keterbatasan jumlah penasihat hukum yang terlibat," kata Taufik.

Fungsi P2KPI ini, lanjut Taufik, ada tiga aspek yaitu mengedukasi, melindungi dan mendampingi.

Bagi warga Kota Tasikmalaya dari keluarga guru maupun perawat bisa membuka link,
http://pengaduan,trahlawfirm.id atau mendatangi sekretariat di Jalan Elang Subandar.

Ketua PGRI Kota Tasikmalaya, Dodo Agus Nurjaman, menyebut, jumlah korban pinjol ilegal ibarat fenomena gunung es.

Baca juga: MUI Sebut Utang Pinjol Wajib Dibayar, Nasabah Ini Siap Lunasi Dengan Syarat Tidak Ada Ancaman

"Banyak yang tak diketahui karena mungkin malu atau takut. Dengan adanya posko ini, diharapkan mereka lebih membuka diri," kata Dodo.

Ketua PPNI, Enzang, mengutarakan hal yang sama. "Kalangan nakes juga rawan jadi korban pinjol ilegal. Makanya kami ikut gabung untuk melindungi mereka," ujarnya

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved