Breaking News:

UMK 2022

Pengusaha di Ciamis Berharap UMK Sama Dengan Tahun 2021, Ini Jadwal Dewan Pengupahan Membahasnya

Dewan Pengupahan Ciamis belum melakukan pembahasan tentang usulan UMK Ciamis untuk tahun 2022.  Apakah naik atau sama dengan UMK tahun 2021 yakni

Penulis: Andri M Dani | Editor: Darajat Arianto
Tribun Cirebon/ Eki Yulianto
ILUSTRASI rapat pleno yang digelar oleh Dewan Pengupahan 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMISDewan Pengupahan Ciamis belum melakukan pembahasan tentang usulan UMK Ciamis untuk tahun 2022.  Apakah naik atau sama dengan UMK tahun 2021 yakni sebesar Rp 1.880.654.

“Sampai saat ini belum ada pembahasan tentang UMK tahun 2022. Rencananya Dewan Pengupahan Ciamis baru akan menggelar rapat tanggal 30 Oktober nanti,” ujar Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Ciamis Rd Ekky Bratakusumah kepada Tribun Rabu (27/10).

Rapat Dewan Pengupahan yang dijadwalkan tanggal 30 Oktober tersebut menurut Ekky, tentu akan melibatkan Apindo, serikat pekerja, perwakilan perguruan tinggi serta perwakilan Pemkab Ciamis yakni Disperindagkop, Disnaker, Kesra dan Kesbangpol.

“Kami juga masih menunggu data inflasi sebagai salah satu indikator yang menjadi acuan perhitungan UMK,” katanya.

Dengan kondisi saat ini yang masih dalam masa pendemi, dimana ekonomi belum pulih dan baru mulai bangkit, pengusaha berharap tidak ada kenaikan UMK.

“Di beberapa daerah memang ada wacana kenaikan UMK antara 5 % sampai 10%. Tapi di Ciamis diharapkan tetap sama seperti tahun sebelumnya,” ujar Ekky.

UMK Tahun 2021 menurut Ekky sebesar Rp 1.880.654 tersebut besarannya sampai dengan UMK tahun 2020.

“UMK tahun 2021 sama dengan tahun 2020, tidak ada kenaikan lantaran kondisi pandemi. Kami berharap UMK tahun 2022 juga sama dengan tahun 2021. Kondisinya masih sama yakni masa pandemi, dan ekonomi masih belum belum pulih. Baru mulai bangkit,” katanya.

UMK Ciamis tahun 2021 sebesar Rp 1.880.654 tersebut menempatkan Ciamis pada posisi UMK terendah ketiga dari 27 kabupaten/kota di Jabar.

Terendah ketiga setelah dua daerah otonom pemekaran Kabupaten Ciamis, yakni Kabupaten Pangandaran sebesar Rp 1.860.591 dan Kota Banjar sebesar Rp 1.831.884. (*)    

Baca juga: SPN Cianjur Meminta Bupati Setujui Kenaikan UMK 2022 Sesuai Janji Kampanye, Angkanya Sebesar Ini

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved