Breaking News:

Kadar Oksigen di Waduk Cirata Cianjur dalam Kondisi Merah, Lima Alat Berat Diturunkan

Kadar oksigen di genangan Cirata dalam kondisi merah. Hal tersebut satu di antaranya karena tertutup hamparan eceng gondok seluas 300 hektare.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Giri
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Alat berat diturunkan untuk mengatasi eceng gondok di Dermaga Blok Coklat, Waduk Cirata, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Rabu (27/10/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Kadar oksigen di Waduk Cirata dalam kondisi merah. Hal tersebut satu di antaranya karena tertutup hamparan eceng gondok seluas 300 hektare.

Pernyataan itu disampaikan Komandan Sektor 12 Citarum Harum, Kolonel CZI Suyatrinu Wardedi

Berkaca dari hal tersebut, sebanyak 15 hektare hamparan eceng gondok di genangan Cirata yang masuk ke wilayah Cianjur dibersihkan petugas gabungan.

Sebanyak lima alat berat diturunkan bersama petugas gabungan dari pembangkit Jawa Bali (PJB), Sektor 12 Citarum Harum, BPBD Cianjur, Satpol PP Kabupaten Cianjur, dan gabungan pembudi daya ikan keramba jaringan apung Jangari.

Namun, Bupati Cianjur yang dijadwalkan hadir hanya diwakili oleh Asda Bidang Ekonomi dan Pemerintahan Kabupaten Cianjur, Budi Rahayu Toyib.

Wardedi mengatakan, penilaian kadar oksigen itu dilakukan berdasarkan hasil pantauan dari udara berkenaan keberadaan gulma eceng gondok yang sampai saat ini sudah mencapai 300 hektare di atas permukaan air Cirata.

Air Cirata di wilayah Cianjur yang tertutup eceng gondok seluas 15 hektare.

"Selain mengganggu aktivitas warga, baik itu pedangang dan juga nakhoda perahu mesin, juga sangat berdampak pada perkembangan ikan," ujarnya.

Kualitas air juga akan memengaruhi pembangkit listrik di Cirata.

"Tentunya turbin pengendali air pun nantinya akan terhambat. Jadi, saya harap semua elemen masyarakat agar ikut andil dan terus sama-sama berupaya untuk mengendalikan eceng gondok tersebut," katanya.

Di tempat yang sama, Asda Bidang Ekonomi dan Pemerintahan Kabupaten Cianjur, Budi Rahayu Toyib, mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan bersih-bersih gulma eceng gondok yang saat ini sudah mencapai kurang lebih 300 hektare yang ada di genangan Waduk Cirata.

Budi mengatakan, kegiatan bersih-bersih eceng ini tentunya akan dilakukan secara berkelanjutan dengan harapan peredaran eceng gondok ini bisa teratasi.

"Kalau dibiarkan, tentunya akan sangat berdampak pada perkembangan ikan bagi para pembudi daya ikan di keramba jaring apung," katanya. (fam)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved