Breaking News:

Dua Remaja Meninggal Tegak Miras Oplosan di Taraju Tasik, Saksi Kunci Belum Bisa Diminta Keterangan

Rumah kosong yang dijadikan ajang mabuk-mabukan miras oplosan masih diberi garis polisi (police line). 

Kolase TribunJabar.id
ILUSTRASI - minuman keras atau miras oplosan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA- Para remaja di Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, menggunakan teko air teh untuk mengoplos alkohol dengan minuman sachet berenergi menjadi minuman keras (miras).

"Mereka mengoplos menggunakan teko, lalu mulailah minum-minum," kata Kasatreskrim Polres Tasikmalaya, AKP Dian Purnomo, di Mapolres, Rabu (27/10).

Akibat menegak miras oplosan itu, dua remaja tewas. Yakni Te (15) dan Al (17). Tiga lainnya masih dirawat. Dua di antaranya dirawat di RSU SMC Singaparna.

Aksi menegak miras oplosan beramai-ramai itu dilakukan di sebuah rumah kosong di Desa Purwarahayu, Kecamatan Taraju, Minggu (24/10).

Alasan penggunaan teko untuk mengoplos alkohol dengan minuman berenergi jadi miras tersebut belum terungkap.

Baca juga: Dua Remaja di Kabupaten Tasik Hilang Nyawa Setelah Tegak Miras Oplosan, Campur Alkohol dengan Ini

Apakah untuk menyamarkan agar orang tak curiga atau ada maksud lain. 

Pasalnya korban yang selamat dan masih dirawat, belum bisa dimintai keterangan.

"Karena tiga korban selamat masih belum pulih, kami belum mendapat keterangan dari saksi kunci itu," ujar Dian.

Teko dan miras di dalamnya serta sejumlah barang lain yang ditemukan di lokasi diamankan untuk barang bukti.

Rumah kosong yang dijadikan ajang mabuk-mabukan miras oplosan masih diberi garis polisi (police line). 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved