Breaking News:

Penagih Pinjol di Cengkareng Ditangkap, Beri Ancaman ke Nasabah, dari Edit Foto sampai Ancam Santet

Mereka tak segan menagih dengan mengancam akan menyebarkan foto-foto yang mengandung unsur pornografi hingga ancaman santet

TRIBUNJABAR.ID/PADNA
ILUSTRASI - RS, warga Kalipucang, Pangandaran menunjukkan bukti ancaman dari pengelola pinjaman online alias pinjol via HP 

Keempat orang yang terdiri dari dua perempuan dan dua laki-laki itu bertugas sebagai penagih uang (debt collector) kepada para nasabah yang telah meminjam di aplikasi online.

"Ada 4 orang yang kita amankan dan kita bawa ke kantor dan kemudian kita akan lakukan penyelidikan," ujarnya.

Penjelasan Kabid Humas PMJ

Seperti diberitakan sebelumnya, aparat Polda Metro Jaya kembali menggerebek kantor pinjaman online (pinjol) ilegal di Jakarta.

Baca juga: Warga Purwakarta yang Terjerat Pinjol Bisa Lapor ke Baznas Untuk Dibantu Pelunasan, Begini Syaratnya

Kali ini, sasarannya adalah sebuah rumah yang dijadikan markas pinjol ilegal di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.

Bukan kantor atau ruko, tempat ini ditengarai sebagai lokasi praktik kegiatan dan pusat aktivitas sebuah pinjol ilegal.

"Iya, benar sedang diamankan oleh Ditreskrimsus. Lokasi di Jalan Kompleks Depag, RT12 /03, Kelurahan Kedaung Kali Angke Kecamatan Cengkareng , Jakarta Barat," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Senin (25/10/2021).

Meski begitu, Yusri belum memerinci soal penggerebekan markas pinjaman online ilegal hari ini.

Dia menyebut petugas masih mengamankan lokasi saat ini.

Dalam dua pekan terakhir, tercatat Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah menggerebek 6 kantor pinjol ilegal.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved