Breaking News:

Kronologi Pengungkapan Kasus Maman yang Dikubur Setelah Dianiaya, Berawal dari Laporan Kehilangan

Polres Garut membeberkan kronologi pengungkapan kasus pembunuhan terhadap Maman (50) yang tewas dikubur dalam keadaan terikat dengan dibungkus

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar / Sidqi Al Gifari
Tersangka kasus pengeroyokan hingga menewaskan Maman saat diamankan di Mapolres Garut, Selasa (26/10/2021) 

Setelah dilakukan pemeriksaan 14 orang ditetapkan tersangka dan terbukti terlibat dalam kejadian dini hari kelam pada 12 Oktober itu.

"14 orang kami tetapkan sebagai tersangka pelaku penganiayaan secara bersama-sama, yang mengakibatkan saudara Maman meninggal dunia kemudian dikubur di kaki Gunung Cikuray," ujar Wirdhanto.

Ia menjelaskan belasan pelaku tersebut melakukan aksi main hakim sendiri hingga menyebabkan Maman tak sadarkan diri kemudian diikat dan dimasukan ke dalam karung lalu dikubur.

Menurutnya dari keterangan warga Desa Sindangsari, Maman dikenal sebagai sosok yang memiliki kebiasaan mencuri.

"Pada dini hari tanggal 12 Oktober sekira pukul satu, Maman kepergok diduga akan mencuri di sebuah gudang sayur. Kemudian para tersangka ini melakukan tindak pidana penganiayaan menggunakan benda tumpul seperti batu, dengan tangan juga benda tajam," ucapnya.

Para tersangka melakukan tindak pidana penganiayaan dengan cara bersama-sama atau mengeroyok korban dengan alat-alat yang mereka bawa sendiri.

"Kemudian setelah saudara Maman tidak sadarkan diri, langsung dimasukan ke dalam karung lalu dilakukan penguburan," kata Wirdhanto. (*)

Baca juga: Maman di Garut yang Gagal Mencuri itu Mau Dikubur Hidup-hidup, Dibungkus Karung dan Tangan Terikat

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved