Breaking News:

Jangan Segan Ajukan Bantuan Utang ke Baznas Purwakarta, Ternyata Sering Bantu Korban Bank Emok

Baznas Kabupaten Purwakarta ternyata sering melayani masyarakat terjerat hutang, salah satunya hutang kepada bank emok.

Penulis: Irvan Maulana | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Irvan Maulana
Ketua Baznas Kabupaten Purwakarta Safarudin ketika ditemui Tribun di Kantor Baznas Jalan Basuki Rahmat Kabupaten Purwakarta, Selasa (26/10/2021). 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Purwakarta ternyata sering melayani masyarakat terjerat utang, salah satunya utang kepada bank emok.

Hal itu diungkapkan Ketua Baznas Purwakarta Safarudin ketika ditemui Tribun di Kantor Baznas Jalan Basuki Rahmat Kabupaten Purwakarta, Selasa (26/10/2021).

Safarudin mengungkap, masyarakat yang terjerat utang bank emok seringkali mengajukan permohonan bantuan kepada pihak Baznas.

Baca juga: MUI Sebut Utang Pinjol Wajib Dibayar, Nasabah Ini Siap Lunasi Dengan Syarat Tidak Ada Ancaman

"Itu sering kita layani, tagihan bank emok, bahkan tunggakan cicilan BPJS juga termasuk. Mereka melapor dan mengajukan permohonan kita bantu sesuai prosedur yang pasti mereka yang dibantu termasuk dalam 8 kategori asnaf," ujar Safarudin kepada Tribun.

Bahkan, masyarakat yang terjerat bank emok untuk modal usaha, Baznas juga memberikan bantuan lebih berupa modal usaha.

"Misalnya mereka pinjam bank emok untuk modal usaha, tapi usahanya gak jalan. Kita bantu hutangnya dan kita bantu juga modal usahanya, tapi berbentuk barang misanya dia usaha makanan dari Baznas nanti dikirim alat atau bahannya enggak dikasih duitnya," kata dia.

Selain itu dijelaskan Safarudin Baznas juga mengakomodir kebutuhan masyarakat dalam bidang usaha, seperti menggelar workshop kewirausahaan dan peningkatan kapasitas wirausaha masyarakat.

Baca juga: Warga Purwakarta yang Terjerat Pinjol Bisa Lapor ke Baznas Untuk Dibantu Pelunasan, Begini Syaratnya

"Seperti yang sering terjadi, masyarakat kadang pinjam uang untuk melamar kerja padahal gajinya belum tentu cukup bayar utang itu, ada juga yang utangnya belum lunas sudah di-PHK, untuk meminimalisir hal itj, kita adakan pelatihan kewirausahaan," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved