Breaking News:

Bupati Berikan Kadeudeuh untuk Semua Atlet PON Asal Ciamis, Sebelumnya Diarak Pakai Bus Gatrik

Sebanyak 13 orang atlit PON Jabar asal Ciamis, baik yang meraih medali maupun tidak meraih medali mendapatkan uang kadeudeuh dari Pemkab Ciamis

Penulis: Andri M Dani | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/ANDRI M DANI
Usai menerima uang kadeudeuh para atlet asal Ciamis peraih medali di arena PON XX Papua foto bersama dengan Bupati Ciamis H Herdiat Sunarya, Wabup Yana D Putra, Sekda H Tatang dan unsur Forkopimda Ciamis serta Ketua KONI Ciamis, H Yasmin Sambas, Selasa (26/10/2021). 

Atlit PON Jabar asal Ciamis dapat kadeudeuh dari Bupati Ciamis

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Sebanyak 13 orang atlit PON Jabar asal Ciamis, baik yang meraih medali maupun tidak meraih medali mendapatkan uang kadeudeuh dari Pemkab Ciamis yang diserahkan oleh Bupati Ciamis H Herdiat Sunarya di Aula Setda Ciamis, Selasa (26/10) siang.

Tidak hanya atlit, 2 pelatih dan 5 wasit asal Ciamis juga mendapat uang kadedeuh setelah berkontribusi positif mengharumkan nama Jabar dan Ciamis di arena PON XX Papua.

Sebelum mengikuti acara penerimaan uang kadeudeuh tersebut, terlebih dahulu para atlit PON Jabar asal Ciamis tersebut diarak keliling Kota Ciamis dengan menggunakan dua bus Gatrik mulai dari Kantor KONI Kompleks Perkantoran  Kertasari dan finish di halaman Pendopo Gedung Negara Ciamis.

Menurut Ketua KONI Ciamis, H Yasmin Sambas dari 13 atlit Ciamis yang memperkuat Kontingen PON Jabar di arena  PON XX Papua tersebut ada sembilan atlet yang menyumbangkan medali untuk kemenangan kontingen Jabar meraih posisi juara umum PON XX Papua. Dengan total raihan medali 10 medali emas, 7 medali perak dan 6 medali perunggu.

Masing-masing atas nama, Triadi Fauzi Siddiq (  7 medali cabor renang, yakni  3 medali emas, 2 medali perak dan 2 medali perunggu), Raina  Shaumi Grahana ( 6 medali cabor renang, dengan rincian  1 medali emas,  3 medali perak dan 2 medali perunggu).

Berikut, Agus Prayogo (3 medali emas cabang atletik), Dheya Nazhira Nuramalina (2 medali cabor selam, yakni 1 medali emas dan 1 medali perunggu), Kinanti Ulfa Aristi (1 medali emas cabor menembak),  Muhammad Syafei( 1 medali perak cabang silat), Fajar Zaelani nugraha (1 medali emas cabor hoki), Ismiati Nursyamsiah (1 medali perunggu cabor hoki) dan Dede Heti ( 1 medali perak cabor atletik).

Atlit yang tidak meraih medali; Egi Gandana dan Rudi Herdiansyah (voli pasir) serta Orin (rugby) dan Yoga Adiyatama (sepak bola).

Pelatih; Yodo Geri Matikar (takraw, persembahkan 1 medali emas dan 1 medali perak). Serta Aar Irwan Hakim (voli pantai).

Wasit dan Juri ;  Aus Heryanto, Abdul Azis, Tita Puspita (hoki), Indra Mufti (voli) dan Andang Rohendi (menembak).

Besaran uang kadeudeuh dari anggaran KONI masing-masing Rp 10 juta untuk peraih medali emas, Rp 7 juta medali perak dan 5 juta perunggu. Namun ada perbedaan antara peraih medali beregu dan perorangan.

Sementara itu Bupati Ciamis juga menyediakan kadeudeuh  Rp 100 juta yang dibagi  merata  baik bagi atlit peraih medali maupun bukan, berikut juga pelatih dan wasit.

Jumlah yang tidak seimbang dengan upaya keras dari para atlit untuk meraih prestasi dan mengharumkan nama Ciamis dan Jawa Barat.

“Mengingat saat ini kondisi prekonomian yang sulit selama pandemi dan APBD Ciamis sendiri defisit. Mohon dimaklumi,” ujar Bupati Ciamis H Herdiat  Sunarya dalam sambutannya di Aula Setda Ciamis, Selasa (26/10) siang. Pada kesempatan tersebut juga hadir Wabup Yana D Putra, Sekda H Tatang dan unsur Forkopimda.

erhasil mempersembahkan 23 medali yang terdiri dari  10 medali emas, 7 medali perak dan 6 medali perunggu untuk kejayaan Kontingen PON Jabar menurut Bupati Herdiat merupakan hal baru pertama kali dalam sejarah olahraga Ciamis. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved