Breaking News:

Maling Apes di Garut

Polisi Benarkan Mayat yang Dikubur di kaki Gunung Cikuray Garut adalah Korban Main Hakim Sendiri

Mayat korban diketahui diikat lalu dibungkus karung kemudian dibawa sejauh 1 kilometer untuk dikuburkan di Blok Waspada, Kaki Gunung Cikuray.

Istimewa/ Dok Desa Sindangsari
Belasan warga Garut diamankan kepolisian lantaran telah melakukan aksi main hakim sendiri terhadap seorang yang diduga akan melakukan pencurian hingga meninggal dunia. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Belasan warga Garut diamankan kepolisian lantaran telah melakukan aksi main hakim sendiri terhadap seorang yang diduga akan melakukan pencurian hingga meninggal dunia.

Kejadian tersebut terjadi di Kampung Sengklek, Desa Sindangsari Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Selasa (12/10/2021) dini hari.

Mayat korban diketahui diikat lalu dibungkus karung kemudian dibawa sejauh 1 kilometer untuk dikuburkan di Blok Waspada, Kaki Gunung Cikuray.

Baca juga: Ketahuan Masuk Rumah, Terduga Pencuri di Garut Dihakimi Hingga Meninggal, Jasadnya Dikubur di Gunung

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Dede Sopandi membenarkan bahwa korban tewas akibat dianiaya warga sekitar lantaran kepergok saat memasuki rumah warga.

"Ya," ucapnya melalui pesan singkat kepada Tribunjabar.id, Senin (25/10/2021).

Dede mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap belasan orang yang diduga terlibat main hakim sendiri.

Pihaknya belum memberikan data lengkap terkait itu, namun Polres Garut direncanakan akan melakukan pers konferensi dalam waktu dekat.

"Belum jelas (jumlah pelaku), besok saja dalam pers release," ucapnya.

Kepala Desa Sindangsari, Ayo Sutisna, mengatakan, kejadian tersebut bermula saat MM (50) kepergok sedang memasuki salah satu rumah warga yang diduga akan melakukan pencurian.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved