Breaking News:

Kondisi Korban Pinjol Ilegal Terus Membaik Setelah Polda Jabar Tetapkan Delapan Tersangka

Kondisi korban pinjol ilegal berangsur pulih setelah Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Jabar menetapkan sejumlah tersangka.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Giri
Tribun Jabar
Seorang korban pinjaman online ilegal berinisial TM menceritakan pengalaman buruknya akibat meminjam uang, di Mapolda Jabar, Kamis (21/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kondisi korban pinjaman online (pinjol) ilegal berangsur pulih setelah Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Jabar menetapkan sejumlah tersangka. 

Heri Wijaya, kuasa hukum TM (39) korban pinjol ilegal mengatakan, saat ini kondisi kliennya sudah membaik dan mulai berani bertemu orang lain. 

Awalnya, kata dia, akibat teror dari debt collector pinjol ilegal itu, kondisi fisik dan psikologi TM sempat menurun drastis.

Sehingga, dia harus masuk rumah sakit akibat teror tersebut. 

"Kalau secara psikis memang perkembangan luar biasa berangsur, mulai agak lebih pede ketemu orang. Sekarang dengan adanya dilakukan Polda Jabar ini ya jadi agak berbeda. Lingkungan rumah terutama yang dulu beranggapan seperti yang dituduhkan keluarga sudah berubah pikiran," ujar Heri saat ditemui di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Senin (25/10/2021). 

Meski sudah berangsur pulih, kata dia, TM belum dapat kembali beraktivitas normal.

TM masih perlu waktu untuk memulihkan kondisi fisiknya. 

"Mengenai fisik memang belum bisa pulih (seperti) sediakala. Kemarin sudah dianjurkan bekerja, dia mau berangkat, namun saran saya dia tidak aktivitas dulu. Jadi, lebih kepada efek fisik belum pulih," katanya. 

Sebelumnya, Dit Reskrimsus Polda Jabar menggerebek kantor perusahaan pinjol ilegal di Sleman Yogyakarta.

Dalam penggerebekan itu, 86 orang debt collector diamankan. 

Saat ini sudah ada delapan orang yang ditetapkan sebagai tersangka, termasuk bosnya berinisial RSO.

Tujuh orang lainnya yakni GT menjabat sebagai asisten manajer, AZ sebagai HRD, RS sebagai HRD, MZ sebagai IT support, EA team leader desk collection, EM sebagai team leader desk collection, dan AB sebagai desk collection atau debt collector online. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved