Isi Sumpah Pemuda, Tiga Poin yang Dikrarkan Pemuda Indonesia, Simak Sejarahnya

Tiap 28 Oktober dirayakan Hari Sumpah Pemuda 2021. Tahukah Anda sejarahnya?

Istimewa via Kemenpora.go.id
Logo Sumpah Pemuda ke-92. 

Dari ketiga poin isi Sumpah Pemuda itu, ada makna yang terkandung di dalamnya.

Seperti yang ada di alinea pertama, disebutkan bahwa 'mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia'.

Maksud kalimat tersebut adalah para pemuda dan pemudi di Indonesia akan memperjuangkan kemerdekaan bangsa hingga titik darah penghabisan.

Kemudian di alinea kedua, berbunyi 'mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia'.

Maksud pada alinea kedua tersebut adalah sebagai pemuda dan pemudi Indonesia yang berasal dari suku, ras dan agama yang berbeda, tetapi tetap bersatu dalam satu bangsa, yaitu Indonesia.

Lalu yang terakhir pada alinea ketiga Sumpah Pemuda, bertuliskan 'menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia'.

Pada alinea ketiga itu dimaksudkan para pemuda dan pemudi menegaskan untuk mempersatukan menjadi Indonesia, maka bahasa persatuan menjadi identitas keseluruhan.

Dilansir dari tribunnews.com dengan judul isi teks sumpah pemuda dan makna didalamnya lengkap dengan sejarah sumpah pemuda, Atas dasar itu kemudian setiap rakyat menjunjung bahasa Indonesia.

Lantas, bagaimana sejarah Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 itu?

Dikutip dari Bobo, sekitar tahun 1915, para pemuda Indonesia mulai bangkit, meskipun pada saat itu masih dalam kelompok-kelompok suku.

Salah satu pemuda yang memulai ini adalah Satiman Wirjosandjojo, yang menjadi penggerak organisasi Tri Koro Dharmo.

Organisasi Pemuda Tri Koro Dharmo

Berdasar buku Indonesia dalam Arus Sejarah, organisasi Tri Koro Dharmo berdiri pada tanggal 7 Maret 1915.

Dalam bahasa Indonesia, Tri Koro Dharmo artinya Tiga Tujuan Mulia.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved