Dibantai Liverpool di Kandang Sendiri, Pelatih Manchester United Ogah Menyerah, Yakin Segera Bangkit

Bagi Manchester United, kekalahan telak ini sangat menyesakkan, terutama kalah dari rival utama sekaligus tak mampu bikin gol di rumah sendiri.

Editor: Ravianto
(Photo by Oli SCARFF / AFP)
Manajer Manchester United asal Norwegia Ole Gunnar Solskjaer (kiri) dan manajer Liverpool Jerman Jurgen Klopp (kanan) menyaksikan pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Manchester United dan Liverpool di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, pada 24 Oktober 2021. (Photo by Oli SCARFF / AFP) 

Prediksi Scholes Terbukti, MU Dicukur 0-4 Babak Pertama

Komentator BT Sport Paul Scholes bereaksi ketika striker Manchester United Inggris Marcus Rashford melewatkan kesempatan selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Leicester City dan Manchester United di King Power Stadium di Leicester, Inggris tengah pada 26 Desember 2020.
CARL RECINE / POOL / AFP
Komentator BT Sport Paul Scholes bereaksi ketika striker Manchester United Inggris Marcus Rashford melewatkan kesempatan selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Leicester City dan Manchester United di King Power Stadium di Leicester, Inggris tengah pada 26 Desember 2020. CARL RECINE / POOL / AFP (CARL RECINE / POOL / AFP)

Sebetulnya, Manchester United sudah mendapat wanti-wanti dari mantan pemainnya, Paul Scholes.

Gelandang legendaris MU itu berujar, cemas melihat permainan Hary Maguire Cs saat mereka mampu menang secara dramatis melawan Atalanta tengah pekan lalu.

Saat itu, MU juga tertinggal duluan dua gol dari lawan. Sebuah penampilan yang membuat Scholes sangat prihatin.

"Penampilan MU di babak pertama benar-benar membuat saya khawatir,"kata Paul Scholes dilansir BT Sport.

Scholes menganalisis, permainan MU tidak terintegrasi antar-lini.

"Karena saya pikir Man United berada di mana-mana pada babak pertama (melawan Atalanta), mereka terputus-putus. Mereka memiliki dua pemain lini tengah yang bermain sendiri," kata dia.

Scholes yakin apabila Manchester United melakukan hal serupa saat menghadapi lawan yang sangat tangguh, maka mereka tidak akan menang.

"Jika Anda bermain melawan pemain berkualitas, tidak mungkin Anda memenangi pertandingan itu. Tidak akan ada kesempatan."

"Jika Anda melakukan itu melawan Manchester City atau Liverpool, itu akan menjadi 3-0 atau 4-0 di babak pertama, Anda akan keluar dari permainan dan tidak akan kembali," sambungnya.

Prediksi Scholes itu terbukti. Man United secara menyedihkan menjadi lumbung gol buat Liverpool. Di babak pertama, Man United dicukur 0-4 lewat gol-gol Naby Keita, Diogo Jota, dan dua gol Mohamed Salah.

Salah menambah satu gol lagi di babak kedua yang membuat pertandingan berakhir menyedihkan bagi kubu United dengan skor 0-5.

Sebuah kekalahan terbesar mereka di kandang sendiri dari sang rival bebuyutan. (oln/*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved