Breaking News:

Cerita Golok Pora di Pernikahan Sabel Hansip di Subang Dengan Amah Sang Janda Pujaan

Petugas hansip duda, Sabel nikahi Amah janda di Desa Sukasari Kecamatan Dawuan Subang dengan prosesi upacara golok pora, plesetan dari pedang pora

Istimewa
Prosesi pernikahan Sabel dan Amah dengan golok pora di Desa Sukasari Kecamatan Dawuan Kabupaten Subang 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati.

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Petugas hansip duda, Sabel menikahi Amah janda di Kampung Rawalele Desa Sukasari Kecamatan Dawuan Kabupaten Subang dengan prosesi upacara golok pora, plesetan dari pedang pora.

Pedang pora sendiri merupakan perayaan pernikahan yang dilaksanakan dalam rangka melepas masa lajang anggota TNI/Polri dengan diiringi rangkaian pedang berbentuk gapura dari hunusan pedang rekan-rekan atau adik angkatan.

Baca juga: Dedi Mulyadi Gelar Nikahan Hansip Sabel dan Mimih Yani, Bukan Pedang Pora tapi Upacara Cabut Golok

Pernikahan keduanya viral di media sosial karena prosesi golok pora tersebut. Saat ditemui, Amah mengatakan prosesi pernikahan dengan golok pora itu dibantu anggota DPR RI Dedi Mulyadi yang juga tinggal di desa tersebut.

Ahrum Sabel (50) serta istrinya Amah Haryani (53) saat ditemui Tribun di kediamannya saat ini di Kampung Cikondang RT 15 RW 2, Desa sukasari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (25/10/2021).
Ahrum Sabel (50) serta istrinya Amah Haryani (53) saat ditemui Tribun di kediamannya saat ini di Kampung Cikondang RT 15 RW 2, Desa sukasari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (25/10/2021). (Tribun Jabar / Dwiky Maulana)

Di pesta pernikahan janda dan duda itu, pedang pora diganti menjadi golok pora.

"Awalnya kan memang tidak mau dirayakan seperti itu, tapi allhamdulilah sekali kang Dedi Mulyadi membantu, memang itu juga kemauan dari suami saya, soalnya dia cinta banget sama budaya Sunda," ucap Amah saat ditemui Tribun dikediamannya, Senin (25/10/2021).

Bukan hanya itu, dengan digelarnya prosesi golok pora membuat pandangan dari masyarakat terhadap hansip dapat lebih dihargai.

"Kebanyakan orang kan menilai kalau profesi sebagai hansip itu rendah, mudah-mudahan dengan gelaran golok pora membuat derajatnya lebih tinggi, karena hansip juga kan tanggung jawabnya besar," katanya sambil memandang Sabel suaminya.

Sabel tidak menyangka dengan acara pernikahan dirinya bersama sang istri menjadi viral di media sosial.

Sabel yang sudah menjadi hansip di Desa Sukasari Kecamatan Dawuan selama setahun itu mengaku beruntung punya teman seperti Dedi Mulyadi yang dikenalnya sejak masih kecil.

Sosok Dedi yang tidak melupakan dirinya sampai dengan saat ini karena Sabel dan Dedi Mulyadi ternyata teman sejak kecil.

Bahkan, pernikahan yang menyajikan banyak dari budaya sunda tersebut dapat tercapai berkat bantuan dari Dedi Mulyadi.

"Siapa yang tidak senang, teman masa kecil saya masih membantu saya sampai sekarang, saya tentunya sangat berterima kasih," kata Sabel sambil menahan tangis.

"Saya juga beruntung sudah mempunyai istri yang menerima saya apa adanya, saya selalu bersyukur, mudah-mudahan hubungan saya sama istri sampai akhir hayat nanti," Sabel menambahkan.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved