Breaking News:

Bappenda dan Satpol PP Segel Restoran di Cianjur, Temuan Laporan Alat Perekam di Mesin Transaksi

Penyegelan dilakukan setelah melihat laporan dari alat perekam transaksi yang dipasang Bappenda di restoran tersebut.

Tribun Jabar/ Ferri Amiril Mukminin
Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Cianjur dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Cianjur, kembali menyegel sebuah restoran di Jalan terusan Raya Jonggol, Desa Sindangraja, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Senin (25/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Cianjur dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cianjur, kembali menyegel sebuah restoran di Jalan terusan Raya Jonggol, Desa Sindangraja, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Senin (25/10/2021).

Penyegelan dilakukan setelah melihat laporan dari alat perekam transaksi yang dipasang Bappenda di restoran tersebut.

Penyegelan dilakukan karena restoran tersebut melanggar peraturan Bupati Nomor 37 tahun 2017 tentang sistem daring pajak daerah.

Baca juga: Ditjen Pajak Lelang Mobil Hasil Sitaan, Suzuki APV dan Toyota Harga Rp 30 Jutaan - Rp 50 Jutaan

“Memang Bappenda Cianjur bersama Sapol-PP Kabupaten Cianjur, telah memasang papan pengawasan tehadap wajib pajak (WP). Pasalnya, tempat makan tersebut telah melanggar peraturan Bupati Nomor 37 tahun 2017 tentang sistem daring pajak daerah yang selama ini telah dipasang Bappenda Kabupaten Cianjur,” kata Kasubid Penertiban dan Penagihan Pajak Daerah Bappenda Kabupaten Cianjur, Deni Hamdani, Senin (25/10/2021).

Pihak restoran mengakui bersalah dan akan mengikuti sesuai aturan serta akan membayar seluruh kewajiban sebagai wajib pajak (WP).

Sebelumnya, pihak Bappenda dan Satpol-PP Cianjur telah memasang papan pengawasan atau menyesegel sejumlah restoran di wilayah Kabuaten Cianjur yang menunggak dan melanggar aturan palaporan pajak secara online dengan menggunakan alat tapping box.

"Alhamdulilah, setelah dipasang papan pengawasan akhirnya restoran tersebut akan mengikuti sesuai atauran yang berlaku,” katanya.

Baca juga: Pemkot Cimahi Kembali Beri Potongan Pajak Tahun Depan, Ada Juga Pengurangan untuk Pensiunan

Sepanjang 2021 ini pihaknya telah memasang alat tapping box atau perekam transaksi di 125 restoran dan rumah makan.

Namun dari hasil pendataan, ada lima restoran yang diketahui tidak menggunakan alat yang sudah diberikan oleh Bappenda.

“Selama ini, memang kami sudah memasang alat perekam tapping box sebagai alat laporan bagi wajib pajak restoran dan hotel yang ada di wilayah Kabupaten Cianjur," ujarnya

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved