Pembangunan Museum Gua Pawon di Cipatat Bandung Barat Bakal Segera Terwujud, Ini Jadwalnya

Pembangunan museum Gua Pawon di Desa Gunung masigit, Cipatat Kabupaten Bandung Barat bakal segera terwujud setelah tahun 2020 sempat terhenti lantaran

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
ILUSTRASI - Balai Arkeologi Jabar saat melakukan kegiatan ekskavasi untuk mencari artefak aktivitas manusia purba Pawon, di Goa Pawon, Cipatat, Sabtu (5/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Pembangunan museum Gua Pawon di Desa Gunungmasigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang sudah direncanakan sejak lama bakal segera terwujud setelah pada tahun 2020 sempat terhenti lantaran adanya pandemi Covid-19.

Nantinya museum itu akan digunakan untuk tempat penyimpanan hasil temuan Tim Arkeologi seperti jejak kehidupan dan kebudayaan manusia purba di Gua Pawon yakni sisa-sisa makanan berupa frgamen tulang binatang, fragmen moluska yang dikonsumsi manusia pawon pada 5.600-12.000 tahun lalu.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB, Heri Partomo mengatakan, proses pembuatan museum yang berada di kawasan Kars Citatah itu masih berlangsung dan saat ini pihaknya masih merampungkan proses hibah lahannya dari pemilik ke Pemkab Bandung Barat.

"Sebenarnya dari dulu sudah berproses, hanya saja sampai tahun 2020 sampai sekarang masih vakum," ujarnya saat dihubungi, Minggu (24/10/2021).

Awalnya, kata Heri, lahan yang akan dihibahkan itu mencapai 4.000 meter persegi. Namun karena terlalu lama dibiarkan, akhirnya sebagian lahannya digunakan pemilik untuk membuat homestay.

"Rencana lahan hibah yang akan digarap itu 2.750 meter persegi. Awalnya dulu sampai 4.000 meter persegi, tapi karena lama dibiarkan maka dibangun homestay oleh pemilik lahannya," kata Heri.

Ia mengatakan, untuk membangun museum Gua Pawon tersebut, pihaknya akan mengajukan bantuan anggaran ke Pemprov Jabar sehingga pada tahun 2022, rencana pembangunan tersebut kemungkinan besar bisa direalisasikan.

"Dari provinsi juga sudah menanyakan karena disana sudah ada sebagian bangunan fisik yang dibangun oleh provinsi pada waktu dulu yang sampai saat ini mangkrak karena status lahannya tidak jelas. Sekarang yang penting status lahannya dulu jelas agar tidak menjadi masalah," ucapnya.

Menurutnya, selain menjadi museum untuk merawat benda-benda pengetahuan alam, benda-benda seni hingga benda yang memiliki sejarah penting, di sana juga akan dilengkapi dengan fasilitas gedung pertemuan dan gedung kebudayaan.

"Dengan keberadaan museum tersebut kami berharap nantinya bisa menopang pengembangan pariwisata di kawasan Kars Citatah, termasuk di Gua Pawon," ujar Heri.

Seperti diketahui, Gua Pawon merupakan kawasan Kars Citatah yang pernah dihuni manusia prasejarah. Bukti pernah adanya manusia prasejarah itu didapat berdasarkan hasil ekskavasi Tim Arkeolog Jabar. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved