Breaking News:

KABAR GEMBIRA, Empat Rumah Sakit Rujukan di Bandung Barat Kini Nol Pasien Covid-19  

Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bandung Barat (KBB) memastikan, saat ini sudah tidak ada lagi pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit rujukan

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Giri
KABAR GEMBIRA, Empat Rumah Sakit Rujukan di Bandung Barat Kini Nol Pasien Covid-19  
M. Syarif Abdusalam
KAMAR RAWAT INAP - Perawat menata tempat tidur di sebuah kamar kelas III RSUD Cililin. Perbandingan jumlah tempat tidur antara kamar kelas II dan kelas III yang hanya berselisih satu tempat tidur membuat kamar kelas III terkesan eksklusif. RSUD Cililin sudha tak lagi merawat pasien Covid-19.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Bandung Barat (KBB) memastikan, saat ini sudah tidak ada lagi pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit rujukan.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 KBB, Agus Ganjar Hidayat, mengatakan, dari total enam rumah sakit di KBB, empat di antaranya sudah nol pasien, sementara yang masih merawat pasien hanya di RS Karisma Cimareme dan RSJ Cisarua Provinsi Jabar.

"Di dua rumah sakit itu juga masing-masing hanya merawat satu pasien. Untuk empat rumah sakit yang sudah tidak merawat pasien Covid-19, yakni RSUD Cililin, RSUD Lembang, RSUD Cikalongwetan, dan RS Cahya Kawaluyan," ujar Agus Ganjar saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (24/10/2021).

Menurut Agus, dengan kosongnya rumah sakit dari pasien Covid-19 itu menunjukkan bahwa kasus Covid-19 di Bandung Barat terus mengalami penurunan yang cukup signifikan seiring progres vaksinasi Covid-19 baik dosis satu maupun dosis dua di terus meningkat. 

"Terkait vaksinasi, Pemda KBB kan sudah menargetkan bulan depan sudah bisa memvaksin 100 persen dari target sasaran sebanyak 1.396.176," kata Agus.

Untuk saat ini, progres vaksinasi untuk dosis satu mencapai 62,28 persen atau sebanyak 869.521, dosis dua sebanyak 445.484 atau 31,91 persen, dosis tiga 4.314 atau sebanyak 0,31 persen. 

Kemudian dosis satu untuk lansia sebanyak 46.926 atau 38,96 persen dan dosis dua ada 16.243 atau 13,49 persen.

Vaksinasi bagi semua sasaran ini akan terus digenjot dengan skema yang sudah disiapkan.

"Vaksinasi itu kepada nakes, pelayan publik, remaja, masyarakat umum, dan lansia. Capaian itu acuannya berdasarkan kepada warga KTP KBB," ucapnya.

Agus mengatakan seiring terus meningkatnya angka vaksinasi itu, kasus Covid-19 di KBB juga mengalami penurunan.

Selain karena angka kesembuhan tinggi, masyarakat juga mulai terbentuk herd immunity sehingga penularan Covid-19 bisa diminimalisasi. 

"Itu terlihat dengan tidak adanya kemunculan kasus baru dan angka kematian juga dalam beberapa pekan terakhir tidak ada," ujar Agus.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan KBB, total jumlah kasus yang terkonfirmasi saat ini ada 19.105, untuk kasus positif aktif 16, angka sembuh 18.823, dan meninggal dunia stagnan di angka 266. 

"Sekarang hanya ada 12 RT yang masih zona kuning dan 9.025 RT sudah zona hijau," katanya. (*)

Baca juga: Tanpa Messi dan Ronaldo, Ini Deretan Pemain yang Bisa Jadi Kunci El Clasico Barcelona-Real Madrid

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved