Breaking News:

Penemuan Mayat di Tasikmalaya

Proses Identifikasi Jasad Satpam Perempuan dan Pria di Kamar Kos Butuh Waktu 6 Jam, Ini Kata Polisi

Proses identifikasi terhadap jasad satpam perempuan dan pria di kamar kos memakan waktu sekitar 6 jam

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Siti Fatimah
(tribun jabar/firman suryaman)
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Aszhary (kiri), bersama Kasatreskrim, AKP Agung Tri Poerbowo di lokasi kosan, Sabtu (23/10) malam. (tribun jabar/firman suryaman) 

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Proses identifikasi terhadap dua mayat yang ditemukan di tempat kos di Kampung Cibodas Pasar, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, akhirnya tuntas, Sabtu (23/10) sekitar pukul 21.00. 

Kedua jasad korban langsung dimasukkan ke dalam dua kantung mayat dan diangkut ambulans, selanjutnya dibawa ke RSU dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya.

"Upaya identifikasi dan olah TKP yang dilakukan sejak sore hingga malam ini sudah selesai, selanjutnya masuk dalam tahap penyelidikan," kata Aszhari seusai memantau langsung identifikasi di lokasi.

Baca juga: BREAKING News, Satpam Perempuan di Tasik Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Bersama Seorang Pria

Tahapan penyelidikan, lanjut Aszhari, terutama untuk mengetahui pasti penyebab kematian kedua korban.

"Dari lokasi kamar kos di mana ditemukan kedua korban, kami pun membawa sejumlah barang yang akan dijadikan barang bukti maupun petunjuk penyelidikan," ujar Kapolres.

Diberitakan sebelumnya, seorang petugas Satpam perempuan ditemukan tewas bersama seorang lelaki di kamar kosnya di Kampung Cibodas Pasar, Sabtu (23/10) sekitar pukul 15.00.

Kadus setempat, Atun Mukodas, menyebutkan, petugas Satpam tersebut bernama Widia berusia sekitar 38 tahun.

Baca juga: Kronologi Satpam Perempuan di Tasik Ditemukan Meninggal di Indekos Bersama Pria, Ada Luka di Tangan

"Yang laki-lakinya kami belum tahu. Tapi usianya jauh di atas yang perempuan," ujar Atun.

Ervi (35), tetangga di kosan dan juga rekan kerja korban, menuturkan, sejak Kamis (21/10) korban sudah tak kelihatan.

"Yang ada hanya motornya di luar. Makanya dikira ada di kamar kos dan baik-baik saja," ujar Ervi.

Namun hingga Jumat (22/10) dan Sabtu (23/10) korban belum memperlihatkan diri, warga mulai mencari-cari.

Saat warga hendak membuka pintu ternyata terkunci dari dalam.

Merasa penasaran, jendela dibuka paksa dan terihat korban bersama seorang lelaki dalam kondisi tak bernyawa tergeletak di tempat tidur.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved