Liga Inggris

Mengapa laga Man United vs Liverpool Selalu Panas? Ini Sejarahnya, Berawal dari Persaingan Bisnis

Super big match Manchester United vs Liverpool di ajang Liga Inggris siap menghiasi layar kaca pencinta sepak bola.

Editor: Hermawan Aksan
OLI SCARFF/AFP
Jose Mourinho (kiri) dan Juergen Klopp mengawasi jalannya laga Manchester United lawan Liverpool pada ajang Liga Inggris di Old Trafford, Manchester, 15 Januari 2017. 

TRIBUNJABAR.ID - Super big match Manchester United vs Liverpool di ajang Liga Inggris siap menghiasi layar kaca pencinta sepak bola.

Laga akbar Man United vs Liverpool rencananya bakal bergulir pada Minggu (24/10/2021) pukul 22.30 WIB di Old Trafford Stadium.

Pertemuan Man United kontra Liverpool selalu penuh dengan bumbu-bumbu rivalitas antartim.

Ya, persaingan atas nama gengsi antara Setan Merah, julukan Man United, dengan Si Merah, julukan Liverpool, sudah melekat sejak lama.

Baca juga: Super Big Match Man United vs Liverpool: Carragher Akui The Reds Selalu Sulit Menang di Old Trafford

Tiap kali pertemuan antara kedua tim, tensi tinggi dengan mudahnya bisa terjadi.

Mantan pelatih Man United nan legendaris, Sir Alex Ferguson, bahkan sempat berkata bahwa laga Man United vs Liverpool tak perlu diberi "api" lagi.

 

"Rasanya, tak perlu menyulut bubuk mesiu, laga ini sudah berjalan panas," kata Ferguson pada tahun 2012, seperti dikutip Kompas.com.

Hampir satu dekade berjalan sejak pernyataan Ferguson, rivalitas Man United dengan Liverpool masih membara.

Sejarah Rivalitas Kedua Klub

Jika ditarik benang merahnya, rivalitas antaran Man United dengan Liverpool sudah terjalin sejak akhir abad ke-19, tepatnya pada tahun 1878.

Saat itu, rivalitas kedua tim bukan soal sepak bola, melainkan bisnis antarkota.

Pada abad ke-19, hubungan kedua kota itu awalnya sangat harmonis karena Liverpool terkenal sebagai kota pelabuhan besar di Inggris dan Manchester merupakan kota pertama yang perekonomiannya cukup maju semenjak revolusi Inggris.

Namun, hubungan manis itu harus retak pada akhir 1878.

Baca juga: Solskjaer Belum Pernah Menang atas Liverpool di Liga Inggris, Mohamed Salah Mengancam Lagi

Depresi dunia ketika itu membuat Manchester "menyalahkan" Liverpool karena dianggap telah memberlakukan tarif tinggi bagi jalur distribusi produk-produk mereka.

Halaman
12
Sumber: Kompas
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved