Breaking News:

Ada Pohon Besar Tumbang, Melintang di Jalan, Lalu Lintas Jalan Raya Pangandaran Sempat Tersendat

Sebuah pohon besar di Pangandaran tumbang hingga menutupi badan jalan raya akibat hujan deras disertai angin kencang.

Penulis: Padna | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
HO TAGANA PANGANDARAN
Sebuah pohon besar tumbang, menutupi jalan, di Jalan Raya Pangandaran-Cijulang, Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa barat, Jum'at (22/10/2021) sekitar pukul 20:00 WIB. 

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Sebuah pohon besar di Pangandaran tumbang hingga menutupi badan jalan raya akibat hujan deras disertai angin kencang.

Kejadian tersebut terjadi di Jalan Raya Pangandaran - Cijulang, Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa barat, Jum'at (22/10/2021) sekitar pukul 20:00 WIB.

Akses arus lalu lintas pengendara yang melintas di jalan raya tersebut menjadi tersendat.

Ketua Tagana Kabupaten Pangandaran, Nana Suryana mengatakan, karena pohon yang tumbangnya besar, proses evakuasi pemotongannya cukup memakan waktu.

"Pohonnya besar, jadi lumayan butuh waktu. Sekarang masih proses, mungkin butuh waktu 1 jam lah untuk menyingkirkan pohon dari badan jalan," ujar Nana saat dihubungi Tribunjabar.id melalui WhatsApp, Jum'at (22/10/2021) malam.

Menurutnya, wilayah daerah Margacinta memang salah satu wilayah yang banyak pohon besar di pinggir jalan raya.

"Daerah rawan lainnya, di daerah Ciokong Sukaresik dan Cibenda, masih di jalur yang sama, jalan raya Pangandaran-Cijulang," katanya.

Sebuah pohon besar tumbang, menutupi jalan, di Jalan Raya Pangandaran-Cijulang, Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa barat, Jum'at (22/10/2021) sekitar pukul 20:00 WIB.
Sebuah pohon besar tumbang, menutupi jalan, di Jalan Raya Pangandaran-Cijulang, Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa barat, Jum'at (22/10/2021) sekitar pukul 20:00 WIB. (HO TAGANA PANGANDARAN)

Sebenarnya, ujar Nana, warga di wilayah itu juga sudah mengeluh banyaknya pohon besar yang ranting-ranting besarnya sudah rapuh dan rawan tumbang.

"Pemerintah Desa juga sudah berkirim surat ke Binamarga Provinsi tapi belum ada tindakan. Kita juga gak berani pemangkasan kalau izin dari pihak terkait belum ada," kata Nana. (*)

Laporan : Padna
Video Editor : Dicky Fadiar Djuhud

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved