Breaking News:

Sang Mantan Ini Sarankan Manajemen Persib Perlakukan Robert Alberts Seperti Djadjang Nurdjaman

Eks direksi PT Persib Bandung Bermartabat M Farhan meminta manajemen saat ini untuk belajar saat PT PBB memperlakukan Djadjang Nurdjaman.

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Mega Nugraha
TRIBUNJABAR.CO.ID/WANTI PUSPA
Djadjang Nurdjaman, Pelatih Persib Bandung, ketika ditemui TribunJabar.co.id di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Jumat (7/7/2017). 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Eks direksi PT Persib Bandung Bermartabat M Farhan meminta manajemen saat ini untuk belajar saat PT PBB memperlakukan Djadjang Nurdjaman hingga membawa Persib juara 2014. 

M Farhan sempat menjabat Direktur Marketing dan Promosi PT PBB saat Persib juara Liga Super Indonesia 2014.

Farhan menilai, Persib juara liga 2014 dan piala Presiden 2015 karena Djadjang Nurdjaman diberi kesempatan sejak 2012 - 2013.

Berkaca pada hal itu, kata M Farhan, manajemen Persib saat ini harus menjaga konsistensi Robert Alberts dan memberikan penguatan.

"Persib perlu menang dan juara, hanya itu yang ada di benak dan hati semua Bobotoh. Kemampuan dan keahlian manajerial dan sport science semua sudah lengkap dimiliki oleh Persib," kata Farhan saat dihubungi pada Jumat (22/10/2021).

Baca juga: Mantan Pemain Persib Ini Minta Maung Bandung Jangan Terlalu Pede, Waspadai Kelebihan PSS Ini

Belum lama ini, bobotoh meminta PT PBB untuk memecat Robert Alberts dari kursi pelatih karena hasil lima laga di putaran pertama. 

Bagi anggota Komisi I DPR RI ini, petisi tersebut harus dianggap sebagai dinamika demokrasi antara Bobotoh dengan manajeman ke arah yang lebih baik.

"Bahkan, adanya sikap dari manajeman memberi batasan tertentu untuk mengevaluasi pelatih, harus menjadi motivasi bagi Bobotoh dan pemain." katanya.

Masih berkaca pada Djadjang Nurdjaman, mengganti pelatih di tengah jalan bukan solusi.

"Manajemen Persib selalu punya ukuran kuantitatif yang tegas. Pada saat bersamaan saya percaya bahwa penggantian pelatih bukan solusi terbaik.  Kita sebagai supporter tidak memiliki kemampuan yang selengkap tim Persib. Tapi hati (Bobotoh) 100 persen untuk Persib. Maka hasil yang ditunggu harus juara," tambahnya.

Farhan mengimbau Bobotoh agar terus menciptakan kondisi suporting sistem bagi manajeman dan pemain untuk mengubah keadaan. Dari pertandingan terakhir, Persib Bandung menang 2-0 usai mengalahkan Bhayangkara FC.

"Maka harus menjadi pecut bagi tim Persib untuk membuktikan yang terbaik. Polemik #reneout ini juga, harus dijaga kemurniannya sebagai suara bobotoh," katanya.

"Kita jaga bersama dari penunggangan kepentingan yang ada diluar Persib sebagai klub sepakbola kebanggaan kita semua. Supporter dan klub tidak mungkin lepas, ada keterkaitan yang tidak terpisahkan. Maka proses pendewasan harus berjalan di kedua belah pihak, baik klub nya maupun supporternya," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved