Breaking News:

Peringati Hari Santri, Anak-Anak di Pangandaran Ziarah ke Makam Pejuang Penyebar Agama Islam

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, anak-anak di Pangandaran menggelar ziarah ke makam pejuang penyebar agama Islam, Syekh Muhamad Muhtar

Penulis: Padna | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/PADNA
anak-anak menggelar doa bersama di makam Syekh Muhamad Muhtar di blok Ciaren Dusun Paledah, Desa Paledah, Kecamatan Padaherang, Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (22/10/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, anak-anak di Pangandaran menggelar ziarah ke makam pejuang penyebar agama Islam.

Ziarah tersebut dilaksanakan di makam Syekh Muhamad Muhtar yang berada di blok Ciaren Dusun Paledah RT 4/2, Desa Paledah, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa barat.

Syekh Muhamad Muhtar merupakan satu penyebar agama Islam di wilayah Desa Paledah, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran.

Tampak anak-anak yang didampingi orangtuanya berbondong-bondong mendatangi makam tersebut dan menggelar doa bersama.

Sesepuh setempat, Kiyai Husen Zaenal Albi mengungkapkan, peringatan Hari Santri Nasional ini diikuti oleh sekitar 150 orang.

Diantaranya, dari Raudathul Athfal ababu salam, Madrasah Ibtidaiyah Paledah dan juga wali murid.

"Ini merupakan satu bentuk mengenang para jasa-jasa beliau, karena Syekh Muhamad Mukhtar adalah salah satu Aulia (penyebar agama Islam) khususnya di Paledah, Padaherang dengan budaya-budaya yang ada di sini," ujarnya saat ditemui Tribunjabar.id di sekitar makam Syekh Muhamad Muhtar, Jumat (22/10/2021) pagi.

Karena itu, Islam masuk tanpa dengan cara-cara kekerasan tapi menggunakan cara Wali Songo dan melebur dengan warga setempat.

Dan kebetulan, ungkap Ia, sekarang ini bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw. 

"Jadi alhamdulillah, Saya merasa bangga bisa memperkenalkan ke anak-anak didik.  Karena inilah, salah satunya penyebar agama Islam di Padaherang termasuk para duriahnya (turunan) yang ada disini," ucap Kiayi Husen.

Makanya, ini satu bentuk ucapan rasa syukur, mengenang jasa - jasa beliau dan insyaallah kedepannya ini menjadi kegiatan ziarah rutinitas setiap bulan. 

"Setelah melaksanakan ziarah, Saya harap anak - anak menjadi merasa terpanggil untuk mentauladani yang dekat dengan Allah SWT," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved