Breaking News:

Penemuan Mayat di Subang

Kasus Subang, Diam-diam Yoris Kantongi Pengakuan Yosef Soal Kunci Rumah, Bisa Jadi Petunjuk Baru?

Sementara Yosef kembali menjalani pemeriksaan, di sisi lain, Yoris, anak Yosef dan korban Tuti sekaligus saksi lain diam-diam mengantongi sesuatu

Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Yongky Yulius
Kolase Tribun Jabar/ Dwiky Maulana Vellayati
hubungan Yosef dan Yoris selama pemeriksaan dalam kasus Subang 

Sementara itu, sudah dua bulan kasus Subang tersebut memang masih dalam penyelidikan polisi.

Diketahui Yosef sempat melakukan percakapan tersebut pada 1 Oktober 2021 lalu.

Baca juga: Yoris Bocorkan Percakapan dengan Yosef, Suami Tuti Menangis hingga Ungkap Pengakuan, Petunjuk Baru?

percakapan Yosef dan Yoris
percakapan Yosef dan Yoris (Tangkap Layar Kanal Youtube Rara Cahaya Tarot)

Selain memberikan keterangan yang ditanyakan Yoris soal kunci rumah, Yosef sempat berbincang panjang dengan sang anak.

Dalam video rekaman tersebut, Yosef menangis hingga menjelaskan masalah yang dialaminya.

Terdengar, Yosef yang baru membuka percakapan tetiba menangis kepada anaknya tersebut.

Sambil menangis Yosef mengatakan betapa dirinya sayang kepada Yoris.

“Papah teh ka Aa teh meni nyaah na (Papah betapa sayangnya ke Aa ‘Yoris’,” ucap Yosef.

Sontak hal itu pun langsung ditanggapi Yoris, begitu pun Yoris mengaku dirinya pun menyayangi Yosef, sang ayah.

Bahkan Yoris pun menegaskan bahwa dirinya tak marah kepadanya.

Belum sampai di sana, Yosef pun menjelaskan dirinya sakit hati karena keluarga Tuti yang seolah menyudutkan dan menaruh curiga padanya

Kemudian Yosef menyinggung besarnya rasa sayang pada Yoris yang telah ia besarkan penuh dengan kasih sayang.

Yoris pun menerangkan soal keterangannya kepada polisi karena murni berdasarkan apa yang ia alami.

Anak Tuti itu juga mempertegas dirinya tak menuduh ayahnya tersebut.

Tak dipungkiri, Yoris pun mengatakan bahwa saat ini Yosef lah satu-satunya orangtua yang ia miliki, setelah ibunya Tuti tiada yang dirampas nyawanya tersebut bersama sang adik, Amalia.

Kemudian Yosef pun berkeluh kesah meluapkan perasaanya bahwa selama ini dirinya tak bisa melakukan apapun.

“Papah teh, kaditu kadie susah, teu bisa nanaon (Papah sekarang ke sana ke mari susah, tak bisa berbuat apa-apa),”ungkap Yosef.

Baca juga: Petunjuk Emas Kasus Subang, Jejak Pelaku yang Tertinggal di Kuku Amalia, Mengarah pada Hal Ini

Mendengar keluh kesah sang ayah tersebut, sementara Yoris hanya bisa mengobati agar sang ayah tak menangis.

Lantas, Yosef kembali mengungkapkan merasa heran ada banyak pihak yang mengadu dombakan dirinya dan sang anak.

Sementara itu Yoris kembali menerangkan selama ini apa yang ia sampaikan di media sesuai dengan BAP kepada polisi.

Namun, Yoris tak memungkiri apa yang disampaikan di media kerap terjadi simpang siur hingga menimbulkan opini di kalangan masyarakat.

Lantas, Yosef kembali menceritakan selama hidup dirinya tak pernah bertindak memukul kepada anaknya, termasuk kepada sang istri Tuti dan anaknya Amalia.

“Iraha papah pernah keras, nyabok ka Aa, can pernah kan, ka mamah can pernah mesingkeun keur kumaha oge can pernah neggeul keur kukumaha oge, matakna ngadenge kitu teh duh papah teh, asa dicabut nyawa,”

“Kapan papah pernah melakukan kekerasan, kan belum pernah, ke mamah belum pernah walaupun dalam keadaan apapun, setelah mendengar kabar itu, duuh, papah merasa seperti dicabut nyawa,” ungkap Yosef.

Lanjut Yosef mengatakan tak memungkiri keterangan dari dirinya yang terkadang berbeda dengan Yoris membuat polisi kesulitan.

Namun, Yosef tetap berusaha menjelaskan kepada Yoris kronologi saat dirinya tiba di TKP.

Dari sana, Yoris menyarankan agar Yosef memberikan keterangan jelas kepada polisi, begitu pun dengan dirinya.

Soal polisi mengulik masa lalu, Yoris pun menjelaskan bahwa hal tersebut bagian dari risiko.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved