Breaking News:

Hasil Penelitian Benih Jagung Hibrida Untuk Pakan Segera Diedarkan, Produksinya 2,37 Ton per Hektare

Indonesia setiap tahun butuh benih jagung untuk pakan sekitat 50.000 hingga 100.000 ton. Namun hampir 80 persen pasokan benih jagung tersebut diimpor

Penulis: Tiah SM | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/TIAH SM
Pengujian benih jagung hibrida hasil penelitian Tim ITS bekerjasama dengan CV.Corresco di Hotel Aston, Kota Bandung, Jumat (22/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Indonesia setiap tahun butuh benih jagung untuk pakan sekitat 50.000 hingga 100.000 ton. Namun hampir 80 persen pasokan benih jagung tersebut diimpor dari perusahaan-perusahaan benih internasional.

Adanya permintaan pasar cukup tinggi tersebut, membuat tim ITS bekerjasama dengan CV.Corresco menciptakan benih jagung hibrida dengan standarisasi riset yang tinggi.

Peneliti Institut Sepuluh November Muchamad Muryono PhD,  mengatakan, penelitian kolaborasi dengan pihak swasta.

Penelitian diuji langsung oleh Kementan, Balai Penelitian Tanaman Pangan, KTNA (kerukunan tani dan nelayan andalan), ahli di bidang perlindungan tanaman dan praktisi pertanian di Hotel Aston, Jumat (22/10).

"Kami mempresentasikan prospek panen melimpah, ini kualitas benih jagung yang bisa mencapai 2,37 ton per hektare padahal biasanya hanya 2 ton, " ujar Maryono saat pengujian di Hotel Aston.

Menurut Maryono,  varietas TKS007 ini, punya nilai adaptasi yang luas, bisa ditanam di semua lokasi dataran rendah, semua daerah tegal atau hutan. 

"Benih jagung sangat memungkin ditanam di lahan terbatas karena C4 ini sangat spesifik terhadap lahan marginal, atau lahan air sulit dijangkau oleh tanah subur, dengan ini potensial dan tetap produktif," ujarnya.

Maryono mengatakan,  benih jagung TKS007  sudah diuji coba di 5  provinsi yakni Jatim, Jateng, Sumut, Lampung, dan Sulawesi.

Untuk sememtara jagung ini untuk pakan ayam dan kulitnya buat sapi sehingga tidak ada yang terbuang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved