Breaking News:

BUMD Jabar Berekpansi, PT Jaswita Bumi Persada Garap Tangki SPBU Mini

BUMD Jabar PT Jaswita Bumi Persada kembangkan SPBU mini bekerja sama dengan PT Pindad Internasional Logistic.

Bukbis Candra Ismet Bey
Pekerja mengisikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium di Jalan Bayangkara, Cibiru, Bandung, Senin (25/1). Pemerintah melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengizinkan masyarakat untuk membuka usaha stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) skala kecil berkapasitas 200-300 liter atau dikenal dengan sebutan Pertamini dengan mengajukan izin melalui Kantor Desa setempat sedang harga pembuatan SPBU Mini sebesar Rp7 juta/unit. 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- BUMD Jabar PT Jaswita Bumi Persada kembangkan SPBU mini bekerja sama dengan PT Pindad Internasional Logistic.

Kerjasama itu dilakukan dengan memasok kebutuhan tangki (dispenser) bahan bakar minyak (BBM) mulai 2021 hingga tahun depan.

Direktur Utama PT Jaswita Bumi Persada Eko Galih Pribadi mengatakan, kerjasama ini diresmikan melalui MoU pada Kamis (21/10).

"Ini kerjasama kemitraan strategis kami. Ini juga bentuk sinergitas antara BUMD dengan BUMN," katanya.

Eko menyebut, untuk tahap awal ini pihaknya akan memasok 100 tangki bbm untuk pemenuhan bahan baku pertamini. Dia memastikan setiap tangki dengan kapasitas 800 liter itu sudah sesuai dengan standard Pertamina sehingga kualitasnya tidak diragukan.

Baca juga: BUMD Jabar Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit Baru di Subang, Karawang dan Sukabumi

"Untuk kebutuhan 2021 sampai 2022 mendatang sebanyak 1.500. Kami berupaya maksimal agar bisa memenuhi, kami bersama produsen tangki dalam negeri lainnya terus mengembangkan produk ini," katanya.

Eko berharap kerjasamanya ini bisa terus dilakukan termasuk untuk memenuhi kebutuhan program lainnya. "Ini sebagai langkah awal sinergitas kami dengan BUMN," ucapnya.

Pihaknya saat ini tengah menjalankan usaha di bidang konstruksi dan properti. Sebagai contoh, saat ini pihaknya tengah memasarkan perumahan siap bangun di Kota Banjar, Jabar.

Di atas lahan seluas 7 ha, pihaknya menyiapkan 407 unit rumah bagi masyarakat umum.

"Perumahan siap bangun. Sekarang sudah mulai, tanah sudah ready. Jadi kami membangun rumah sesuai order," katanya.

Untuk sektor konstruksi, lanjut Eko, pihaknya pun sudah menerima pesanan pembangunan yang akan segera dilakukan.

Baca juga: Cerita Ridwan Kamil Jadi Santri di Pesantren, Kaki Diendus Tikus saat Tidur di Kobong

"Salah satunya untuk hotel," ucapnya seraya menyebut pihaknya juga menjalankan usaha di sektor kesehatan yakni uji sampel virus korona bagi masyarakat umum di empat lokasi berbeda.

Adapun untuk sektor perdagangan besar yang menjadi bisnis utamanta, PT Jaswita Bumi Persada memasok kebutuhan beras, minyak goreng, dan kebutuhan pangan lainnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved