Breaking News:

Untuk Jaring Petani yang Seharian di Ladang, Polres Tasik Rencanakan Vaksinasi Covid-19 Malam Hari

AKBP Rimsyahtono, mengungkapkan, masih banyaknya warga yang belum divaksin karena berkaitan dengan pola kerja.

TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Ilustrasi vaksinasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Kapolres Tasikmalaya, AKBP Rimsyahtono, mengungkapkan, masih banyaknya warga yang belum divaksinasi karena berkaitan dengan pola kerja.

Sebagian besar warga Kabupaten Tasikmalaya berprofesi sebagai petani. Mereka bekerja sejak pagi dan baru pulang petang sampai sore.

"Sehingga mereka tidak punya waktu untuk melaksanakan vaksinasi," ujar Rimsyahtono, di Mapolres, Kamis (21/10/2021).

Baca juga: Warga Vaksinasi Covid-19 di Gereja dan Masjid di Bandung, Usung Toleransi Antar Umat Beragama

Melihat kondisi seperti itu, Kapolres kini tengah merencanakan agar vaksinasi bisa dilakukan malam hari.

"Kami saat ini tengah memikirkan apakah vaksinasi bisa dilakukan malam hari," kata Rimsyahtono.

Selain itu juga bisa dilakukan di kantor terdekat, untuk meringankan akses masyarakat yang hendak divaksin.

Petugas pun disiapkan untuk antar-jemput warga yang terkendala transportasi.

Kapolres mengungkapkan, capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya masih di bawah 50 persen.

Baca juga: 10.250 Pensiunan Polisi di Jabar dari Pangkat Rendah Sampai Jenderal Diminta Sukseskan Vaksinasi

"Untuk segera bisa mencapai 50 persen, sudah tentu diperlukan berbagai terobosan," ujar Rimsyahtono.

Polres Tasikmalaya sendiri kini melakukan layanan antar-jemput warga yang hendak divaksin.

"Dengan adanya vaksinasi malam hari, diharapkan bisa mendongkrak capaian vaksinasi hingga melewati angka 50 persen," kata Kapolres.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved