Breaking News:

Meski Khawatir, Orang Tua Murid Ini Tetap Ingin Ada Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Evi berharap PTMT tetap berlangsung dan masyarakat, khususnya orang tua murid, lebih displin lagi prokesnya.

Penulis: Tiah SM | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Cirebon/Eki Yulianto
ILUSTRASI 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Adanya 14 pelajar positif Covid-19 di SDN Kresna, namun beberapa orang tua murid  ingin tetap ada pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT).

"Khawatir ada ya, begitu tahu ada yang positif, tetapi karena sekarang sudah dilakukan tracing dan selama ini sekolah prokesnya ketat, jadi tak terlalu panik," ujar Evi Damayanti yang putranya bersekolah di SDN Kresna, Kamis  (21/10/2021).

Evi mengaku tidak khawatir karena sekolah dan petugas kesehatan juga sudah bergerak cepat ya. "Malah saya khawatirnya PTMT diberhentikan," ujarnya.

Menurut Evi, anak-anak lebih baik bertemu guru langsung daripada belajar di rumah.

"Saya pribadi cukup kesulitan mengajar 2 anak di rumah. Mereka sulit nurutnya dan tiap selesai sekolah selalu main HP padahal sudah diperingatkan tapi ya sadar sebentar dan ngeyel lagi," katanya.

Baca juga: Wabup Ingatkan Sekolah Soal Prokes, Siswa Positif Covid-19 di Bandung Bisa Saja Terjadi di Garut

Evi berharap PTMT tetap berlangsung dan masyarakat, khususnya orang tua murid, lebih displin lagi prokesnya.

"Saya berharap siswa yang positif segera dilakukan penanganan agar segera pulih dan bisa sekolah lagi," ujarnya.

Kepala SDN Kresna, Yayat Hidayat, mengatakan tak akan menghentikan PTMT karena sudah menerapkan protokol kesehatan ketat. 

"Kasus positif Covid-19 murid kelas VI sudah ditindaklanjuti, muridnya sementara PJJ, tidak boleh PTMT," ujarnya.

Yayat berharap, kasus positif Covid-19 segera berakhir dan hasil tracing tidak memperlihatkan penambahan kasus. (tiah sm)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved