Breaking News:

Kang DS Ancam Pengurus Cabang Olahraga Jika Terbukti Jual Atlet Asal Kabupaten Bandung

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menerima para atlet asal Kabupaten Bandung yang berhasil meraih medali di PON XX 2021 Papua.

Penulis: Cipta Permana | Editor: Giri
Tribun Jabar/Cipta Permana
Bupati Bandung, Dadang Supriatna, didampingi Kadispora Kabupaten Bandung, Marlan Dirsyamsu, dan pengurus KONI Kabupaten Bandung saat memberi keterangan kepada wartawan di Rumah Dinas Bupati Bandung, Kamis (21/10/2021). 

Laporan wartawan TribunJabar.id, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menerima para atlet asal Kabupaten Bandung yang berhasil meraih medali dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua di rumah dinasnya, Kamis (21/11/2021).

Selain menyampaikan kisaran bonus yang akan diterima oleh 48 atlet dari torehan 60 medali yang dipersembahkan, Bupati juga mengultimatum kepada seluruh pengurus cabang (pengcab) olahraga di bawah KONI Kabupaten Bandung.

Dia mengatakan akan adanya sanksi yang akan diberlakukan kepada pengcab yang terbukti 'bermain api' menjual atlet asal Kabupaten Bandung ke daerah lain.

"Saya sudah mendengar dan sangat tersinggung, bahwa ada satu pengcab yang menjual-belikan atlet dengan sengaja. Saya tegaskan, bagi pengcab yang menjual-belikan atletnya, maka akan saya berikan punishment, minimal dipecat dan tidak boleh menjabat sebagai pengurus lagi. Saya tidak mau terjadi lagi seperti itu, karena hal-hal tersebut sangat merugikan kepada kami," ucap Dadang Supriatna.

Dadang menuturkan, pihaknya akan berupaya memulangkan para atlet asal Kabupaten Bandung yang tengah membela daerah lain.

Terlebih, Kang DS menargetkan Kabupaten Bandung dapat kembali menjadi juara umum dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat yang akan diselenggarakan tahun depan.

"Kami sedang mengupayakan gimana caranya agar atlet-atlet terbaik yang memperkuat daerah lain, tapi berasal dari Kabupaten Bandung, untuk kita raih kembali pulang. Jangan yang ada saat ini justru dijual, itu sangat keterlaluan menurut saya," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kang DS juga menjamin dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Bandung bagi kebutuhan penunjang latihan para atlet asal Kabupaten Bandung

Bahkan, dia mengaku telah menginstruksikan kepada Dispora dan KONI Kabupaten Bandung untuk membuat kegiatan program pembinaan berjenjang dari 51 cabor, mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten.

Hal ini menjadi penting dalam upaya menunjukan eksistensi dan prestasi olahraga Kabupaten Bandung di mata masyarakat. 

"Saya inginkan adanya kegiatan program pembinaan berjenjang yang dilakukan mulai dari tingkat antardesa, antar-kecamatan, hingga kabupaten. Ada 51 (cabor) dibagi 12, pokoknya tiap bulan harus ada kegiatan seperti itu, silakan Pak Kadis (Dispora) maraton, gimana caranya silakan badami (berkoordinasi) dengan KONI. Saya juga minta agar KONI persiapkan diri untuk menyongsong Porda 2022, agar Kabupaten Bandung bisa kembali berprestasi dan menjadi juara," katanya. (*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved